Satgas: Covid-19 Varian Mu Belum Ditemukan di Indonesia
Selasa, 07 September 2021 - 20:13 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan Covid-19 varian MU atau B 1621 belum ditemukan di Indonesia. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan Covid-19 varian Mu atau B 1621 belum ditemukan di Indonesia. Hal ini berdasarkan data whole genome sequencing per tanggal 6 September 2021.
“Data whole genome sequencing per tanggal 6 September 2021 menyebutkan bahwa varian ini tidak ditemukan di Indonesia,” katanya dalam konferensi persnya, Selasa (7/9/2021). Baca juga: Indonesia Peringkat 20 Negara dengan Kasus Aktif Covid-19 Terbanyak di Dunia
Dia mengatakan dalam hal ini pemerintah senantiasa berupaya mencegah masuknya varian baru dari luar Indonesia. Salah satunya melalui pengetatan kebijakan karantina internasional, entry dan exit testing serta persyaratan vaksin.
“Pemerintah juga berusaha mencegah munculnya varian baru di dalam negeri melalui strategi vaksinasi serta berbagai kebijakan menyeluruh yang mampu menekan angka kasus. Tentunya hal ini hanya dapat berhasil jika dibarengi dengan peran aktif masyarakat yang tetap mempertahankan disiplin 3M dan divaksinasi,” paparya. Baca juga: Presiden Jokowi Tegaskan Covid-19 Tak Mungkin Hilang
“Data whole genome sequencing per tanggal 6 September 2021 menyebutkan bahwa varian ini tidak ditemukan di Indonesia,” katanya dalam konferensi persnya, Selasa (7/9/2021). Baca juga: Indonesia Peringkat 20 Negara dengan Kasus Aktif Covid-19 Terbanyak di Dunia
Dia mengatakan dalam hal ini pemerintah senantiasa berupaya mencegah masuknya varian baru dari luar Indonesia. Salah satunya melalui pengetatan kebijakan karantina internasional, entry dan exit testing serta persyaratan vaksin.
“Pemerintah juga berusaha mencegah munculnya varian baru di dalam negeri melalui strategi vaksinasi serta berbagai kebijakan menyeluruh yang mampu menekan angka kasus. Tentunya hal ini hanya dapat berhasil jika dibarengi dengan peran aktif masyarakat yang tetap mempertahankan disiplin 3M dan divaksinasi,” paparya. Baca juga: Presiden Jokowi Tegaskan Covid-19 Tak Mungkin Hilang
Lihat Juga :