PPP Usulkan Pemerintah Ubah Istilah Disabilitas Menjadi Difabilitas
Senin, 06 September 2021 - 10:29 WIB
PPP menilai bahwa istilah Disabilitas tidak tepat lagi digunakan karena merujuk pada “ketiadaan kemampuan” (disability). Menurutnya, kalangan Difabilitas bukanlah warga yang tak memiliki kemampuan.
"Sudah selayaknya mulai sekarang kita mengubahnya menjadi Difabilitas yang merujuk pada “perbedaan kemampuan” (different ability)," kata Anggie, sapaan akrab Patrika.
Sebelumnya, Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa menegaskan komitmen PPP untuk semakin berempati, memihak, membela dan memperjuangkan hak-hak kewarganegaraan semua orang.
Termasuk kalangan minoritas dan masyarakat dengan kekhusuan-kekhususan tertentu seperti para penyandang Difabilitas.
"Sebagai bangsa besar kita selayaknya bersyukur dan penuh apresiasi atas prestasi atlet-atlet Difabel Indonesia dalam Tokyo 2020 Paralympic Games yang baru saja berlalu," katanya.
"Sudah selayaknya mulai sekarang kita mengubahnya menjadi Difabilitas yang merujuk pada “perbedaan kemampuan” (different ability)," kata Anggie, sapaan akrab Patrika.
Sebelumnya, Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa menegaskan komitmen PPP untuk semakin berempati, memihak, membela dan memperjuangkan hak-hak kewarganegaraan semua orang.
Termasuk kalangan minoritas dan masyarakat dengan kekhusuan-kekhususan tertentu seperti para penyandang Difabilitas.
"Sebagai bangsa besar kita selayaknya bersyukur dan penuh apresiasi atas prestasi atlet-atlet Difabel Indonesia dalam Tokyo 2020 Paralympic Games yang baru saja berlalu," katanya.
Lihat Juga :