KLHK Berikan Penghargaan kepada 454 Insinyur Profesional Teknik Kehutanan

Jum'at, 03 September 2021 - 10:00 WIB
Bambang menjelaskan deforestasi dan degradasi hutan menjadi perhatian banyak negara. Indonesia mulai menghitung tingkat deforestasi sejak tahun 1990. Faktanya, deforestasi tertinggi terjadi pada periode tahun 1996 sampai 2000, sebesar 3,5 juta ha per tahun, periode 2002 sampai 2014 menurun, dan mencapai titik terendah laju deforestasi pada tahun 2020 sebesar 115 ribu ha.

Kebakaran hutan di tahun 2015 dengan luas areal terbakar 2,6 juta ha dari interpretasi citra satelit serta 1,6 juta hektar pada tahun 2019, memberikan pelajaran sangat berharga dan kemudian terus diupayakan dengan kerja keras untuk mengatasinya. Pada tahun 2020 ditetapkan kebijakan dan dilaksanakan langkah pencegahan menuju permanen dan dilaksanakan ekstra hati-hati melalui upaya-upaya: monitoring hotspot dan patroli, sistem paralegal untuk membangun kesadaran bersama masyarakat, teknik modifikasi cuaca, tata kelola gambut, dan penegakkan hukum.

Selanjutnya, dalam Nawa Cita diidentifikasi adanya permasalahan tenurial, konflik dan hal-hal yang berasosiasi dengan itu. Begitu pula kesenjangan dalam land holding pengelolaan lahan. Melalui Nawa Cita melakukan langkah korektif. Mengubah dan menjadikan keberpihakan kepada rakyat lebih mengemuka, diaktualisasikan.

Areal hutan ditata dengan pemanfaatan hutan sosial seluas 12,7 juta hektar serta pencadangan kawasan untuk tanah reforma agraria (TORA) 4,1 juta ha dan perizinan korporat dikendalikan maka dapat diproyeksikan bahwa akan terjadi perubahan proporsi perzinan, bergeser dari 96% bagi korporat dan 4% bagi rakyat, menjadi sekitar 2-31% untuk rakyat dan sekitar 71-26% untuk korporat.

Pada tahun 2020 tercatat capaian areal perijinan bagi masyarakat sebesar 13,1% naik dari angka 4%. Program Perhutanan Sosial menjadikan penanda baru era Presiden Jokowi untuk membangun kesejahteraan masyarakat, Proram Perhutanan Sosial era Presiden Jokowi ini sangat penting bagi kemajuan untuk kesejahteraan rakyat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!