Solusi Sandiaga untuk Pekerja Hotel dan Restoran yang Kena PHK
Senin, 16 Agustus 2021 - 09:48 WIB
Menteri Pariwista dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno. Foto/Tangkapan Layar
JAKARTA - Hotel dan restoran menjadi usaha yang sangat terdampak oleh pandemi. Pasalnya, pembatasan kegiatan masyarakat membuatnya sepi dari pengunjung. Lebih dari 50 persen pekerja di kitchen hotel dan cafe di Indonesia terkena PHK atau dirumahkan.
Baca juga: Sandiaga Ungkap Sejumlah Peluang untuk Bangkit di Tengah Pandemi
Menteri Pariwista dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno pun memberikan solusi atas persoalan tersebut. Menurutnya, Kementerian yang ia pimpin memiliki program pendampingan kepada subsektor kuliner.
Baca juga: Sandiaga Promosikan Layanan Vaksinasi di Pantai Ikonik Jakarta
"Kita menyadari pandemi Covid-19 ini memberikan dampak yang sangat signifikan bagi para pekerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sebagai upaya membuka lapangan kerja seluas-luasnya di masa Covid-19, kami di Kemenparekraf sudah menyiapkan berbagai program-program pendidikan, pelatihan dan pendampingan untuk pelaku subsektor kuliner, termasuk para pekerja hotel dan cafe," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Senin (16/8/2021).
Ada dua program yang dimiliki Kemenparekraf untuk membantu subsektor kuliner, di antaranya ada Masamo atau masak bersama master secara online dan Beda'kan (Bedah desain dan kemasan kuliner). Dengan adanya program ini, diharapkan para pelaku kuliner yang terdampak bisa berkreasi dalam membuat produk kuliner dan mengemasnya dengan menarik.
Baca juga: Sandiaga Ungkap Sejumlah Peluang untuk Bangkit di Tengah Pandemi
Menteri Pariwista dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno pun memberikan solusi atas persoalan tersebut. Menurutnya, Kementerian yang ia pimpin memiliki program pendampingan kepada subsektor kuliner.
Baca juga: Sandiaga Promosikan Layanan Vaksinasi di Pantai Ikonik Jakarta
"Kita menyadari pandemi Covid-19 ini memberikan dampak yang sangat signifikan bagi para pekerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sebagai upaya membuka lapangan kerja seluas-luasnya di masa Covid-19, kami di Kemenparekraf sudah menyiapkan berbagai program-program pendidikan, pelatihan dan pendampingan untuk pelaku subsektor kuliner, termasuk para pekerja hotel dan cafe," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Senin (16/8/2021).
Ada dua program yang dimiliki Kemenparekraf untuk membantu subsektor kuliner, di antaranya ada Masamo atau masak bersama master secara online dan Beda'kan (Bedah desain dan kemasan kuliner). Dengan adanya program ini, diharapkan para pelaku kuliner yang terdampak bisa berkreasi dalam membuat produk kuliner dan mengemasnya dengan menarik.
Lihat Juga :