Partai Amanat Nasional Nggak Baper dengan Hasil Survei Indostrategic
Kamis, 05 Agustus 2021 - 12:31 WIB
Dia memaparkan, di Pemilu 2004 PAN memperoleh suara nasional sebesar 6,44%, Pemilu 2009 sebesar 6,01%, Pemilu 2014 sebesar 7,59%, dan Pemilu 2019 sebesar 6,84%. "Jadi, ada perbedaan sebesar 500% antara prediksi melalui hasil survei oleh para lembaga survei dengan hasil resmi pemilu yang ditetapkan oleh KPU. Aneh kan? Masak hasilnya berbeda 500% ketika PAN disurvei," ungkapnya.
Baca juga: PDIP dan Gerindra Kokoh di Puncak, Demokrat dan PKS Mengekor di Bawahnya
Yoga yang juga Wakil Ketua Umum DPP PAN ini pun lantas memiliki beberapa pertanyaan atas sejumlah survei terdahulu yang dilakukan sejumlah lembaga survei. "Apakah lembaga survei itu tidak kredibel? Tidak berlandaskan pada kaidah ilmiah? Atau karena faktor lain? Salah satu alasan para surveyor ketika kami menanyakan mengapa hasil survei selalu berbeda dengan hasil pemilu," katanya.
Dia mengungkapkan, para surveyor itu menjawab karena yang berperan penting adalah pergerakan para Caleg PAN, sehingga hasil Pemilu berbeda dengan hasil survei. "Lha, lalu apakah para caleg dari partai politik lain saat kampanye pemilu tidur-tiduran saja? Hehehe. Kan sama-sama bergerak berkompetisi mencari suara di Dapil," imbuhnya.
Dia pun melabeli survei yang memosisikan PAN berada di bawah itu aneh. "Beberapa kali 'hasil survei aneh untuk PAN' kita tanyakan kepada surveyor, tetapi mereka tidak dapat memberi penjelasan secara scientifik, logis, ilmiah. Mereka tidak dapat mempertanggungjawabkan hasil survei yang diklaim telah melalui proses ilmiah akademis," kata Viva Yoga.
Baca juga: PDIP dan Gerindra Kokoh di Puncak, Demokrat dan PKS Mengekor di Bawahnya
Yoga yang juga Wakil Ketua Umum DPP PAN ini pun lantas memiliki beberapa pertanyaan atas sejumlah survei terdahulu yang dilakukan sejumlah lembaga survei. "Apakah lembaga survei itu tidak kredibel? Tidak berlandaskan pada kaidah ilmiah? Atau karena faktor lain? Salah satu alasan para surveyor ketika kami menanyakan mengapa hasil survei selalu berbeda dengan hasil pemilu," katanya.
Dia mengungkapkan, para surveyor itu menjawab karena yang berperan penting adalah pergerakan para Caleg PAN, sehingga hasil Pemilu berbeda dengan hasil survei. "Lha, lalu apakah para caleg dari partai politik lain saat kampanye pemilu tidur-tiduran saja? Hehehe. Kan sama-sama bergerak berkompetisi mencari suara di Dapil," imbuhnya.
Dia pun melabeli survei yang memosisikan PAN berada di bawah itu aneh. "Beberapa kali 'hasil survei aneh untuk PAN' kita tanyakan kepada surveyor, tetapi mereka tidak dapat memberi penjelasan secara scientifik, logis, ilmiah. Mereka tidak dapat mempertanggungjawabkan hasil survei yang diklaim telah melalui proses ilmiah akademis," kata Viva Yoga.
Lihat Juga :