Hentikan Narasi Provokatif terkait Penganiayaan Warga di Merauke

Kamis, 29 Juli 2021 - 09:37 WIB
Oknum anggota TNI AU saat ribut dengan warga di Merauke, Papua. FOTO/TANGKAPAN LAYAR VIDEO
JAKARTA - Masyarakat diimbau tidak membuat pernyataan provokatif terkait penganiayaan seorang warga di Merauke , Papua, oleh oknum anggota TNI AU . Jangan sampai kejadian itu menimbulkan masalah lain, apalagi sampai melebar ke isu suku, agama, ras dan antargolongan.

Anggota Komisi I DPR Abdul Kadir Karding menilai kasus penganiayaan seorang warga di Merauke rawan jadi alat provokasi dengan mengangkat isu etnis. Apalagi, kata dia, lawan politik pemerintah sedang mencari momentum. Dirinya berharap masyarakat tidak terpancing dengan narasi yang diciptakan untuk membuat suasana semakin panas.



"Meminta semua pihak terutama provokasi-provokasi di media, harus kita atasi segera bagaimana caranya. Jangan sampai ini menjadi isu seperti kasus di Amerika, antara kelompok hitam dan putih. Jangan sampai narasinya dibawa ke sana, kita harus cegah," kata Karding, Kamis (29/7/2021).

Baca juga: 2 Anggota Pomau Merauke Aniaya Warga, TNI AU Minta Maaf

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!