DPR Minta KSAU Usut Oknum TNI Injak Kepala Pemuda Difabel di Papua
Rabu, 28 Juli 2021 - 11:29 WIB
Menurut politikus PPP ini, aksi semacam itu tidak pantas dan tidak sesuai dengan Sapta Marga Prajurit. Dan tidak sesuai dengan apa yang disampaikan Jenderal Soedirman bahwa rakyat itu adalah ibu kandung TNI.
"Menurut Panglima Besar Soedirman, bahwa rakyat adalah ibu kandung TNI dan jangan sampai dia menginjak ibu kandungnya sendiri," ujarnya.
Tamliha menambahkan, tindakan serupa juga telah dicontohkan oleh KSAD Jenderal TNI Andhika Perkasa yang memecat dan menghukum oknum TNI AD yang menyerang Polsek Ciracas tahun lalu.
"Dan memberikan ganti rugi kepada para pedagang UMKM sepanjang 8 KM yang diobok-obok oleh beberapa oknum TNI AD tersebut," kata Tamliha.
Baca juga: Istana Kecam Oknum TNI AU Injak Kepala Warga Difabel di Papua
"Menurut Panglima Besar Soedirman, bahwa rakyat adalah ibu kandung TNI dan jangan sampai dia menginjak ibu kandungnya sendiri," ujarnya.
Tamliha menambahkan, tindakan serupa juga telah dicontohkan oleh KSAD Jenderal TNI Andhika Perkasa yang memecat dan menghukum oknum TNI AD yang menyerang Polsek Ciracas tahun lalu.
"Dan memberikan ganti rugi kepada para pedagang UMKM sepanjang 8 KM yang diobok-obok oleh beberapa oknum TNI AD tersebut," kata Tamliha.
Baca juga: Istana Kecam Oknum TNI AU Injak Kepala Warga Difabel di Papua
(abd)