Ini Alasan 36,4% Masyarakat Enggan Divaksin Versi Survei LSI
Minggu, 18 Juli 2021 - 15:35 WIB
"Mayoritas atau hampir semua tahu bahwa pemerintah sudah memulai program vaksinasi (90,3%), kemudian umumnya juga hampir 84,9% setuju dengan program vaksinasi, yang tidak setuju sedikit ada di kisaran 10,7%. Jadi ini dukungan yang cukup besar untuk program vaksinasi," kata Djayadi dalam paparannya secara daring, Minggu (18/7/2021).
Baca juga: Hari Pertama PPKM Mikro, Kasus Baru Corona di Jayapura Bertambah 71 Orang
Kemudian, Djayadi melanjutkan, pihaknya menanyakan apakah mereka sudah melakukan vaksinasi, hasilnya sama dengan update vaksinasi 6 Juni lalu, 7,5% masyarakat yang telah mendapatkan 2 dosis vaksin, dan 9,9% yang baru mendapatkan 1 dosis vaksin. Yang mengaku belum divaksin ada 82,6%.
"Dari yang belum divaksin, masih banyak yang belum bersedia divaksin ada 36,4%, hampir 40% dari 82% dari masyarakat yang belum divaksin. Ini tantangan bagi program vaksinasi pemerintah," ujarnya.
Adapun alasan mereka tidak bersedia divaksin, kata dia, di antatanya, karena takut akan efek samping vaksin 55,5%, menganggap vaksin tidak efektif 25,4%, merasa badannya sehat-sehat saja 19%.
Baca juga: Hari Pertama PPKM Mikro, Kasus Baru Corona di Jayapura Bertambah 71 Orang
Kemudian, Djayadi melanjutkan, pihaknya menanyakan apakah mereka sudah melakukan vaksinasi, hasilnya sama dengan update vaksinasi 6 Juni lalu, 7,5% masyarakat yang telah mendapatkan 2 dosis vaksin, dan 9,9% yang baru mendapatkan 1 dosis vaksin. Yang mengaku belum divaksin ada 82,6%.
"Dari yang belum divaksin, masih banyak yang belum bersedia divaksin ada 36,4%, hampir 40% dari 82% dari masyarakat yang belum divaksin. Ini tantangan bagi program vaksinasi pemerintah," ujarnya.
Adapun alasan mereka tidak bersedia divaksin, kata dia, di antatanya, karena takut akan efek samping vaksin 55,5%, menganggap vaksin tidak efektif 25,4%, merasa badannya sehat-sehat saja 19%.
Lihat Juga :