Usul RS Khusus Pejabat, Wasekjen PAN: Saya Lagi Urus Anggota DPR Dirawat di Lantai
Rabu, 07 Juli 2021 - 14:23 WIB
"Saya tidak melihat dari awal lahirnya si Corona ini (Covid-19) sampai sekarang tidak ada promosi kesehatan di media sosial, maupun tokoh masyarakat dan tokoh agamanya digandeng. Yang ada semua tv memberitakan ketakutan," katanya. Baca juga: Wakil Ketua MPR Minta Pemerintah Tegas Larang WNA Masuk
Sehingga, lanjut dia, banyak orang bingung, bahkan tenaga kesehatan saja, begitu terkena gejala demam panik. Itu dikarenakan edukasi dan promosi protokol kesehatan yang tida jalan. "Lalu di WA group, Medsos, beredar info seenaknya saja, sehingga orang tidak peduli lagi ke tenaga kesehatan, karena sudah beredar info di layanan pesan WA group, itu sebenarnya salah," katanya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan terkait penanganan Covid-19 yang dilakukan pemerintah menunjukan ketidaksiapannya. "Padahal waktu corona lahir itu seharusnya kita sudah siap, karena apa, itu di TV sudah jelas dunia sudah mulai dengan Italia, tanah atau lahan sudah susah untuk memakamkan korban meninggal akibat Covid-19," katanya.
Sehingga banyak fasilitas kesehatan, kata dia saat dibutuhkan seolah sudah tidak ada. Bahkan, kata dia, Indonesia terlalu terlena bahwa Jakarta ini semua fasilitas ada. "Padahal tidak ada, saya sedih. Bahkan pejabat negara saja, saya satu bulan dua bulan terakhir ini banyak membantu pejabat negara ke rumah sakit yang ada di Jakarta, pemerintah lupa, bahwa harus menyediakan fasilitas kesehatan buat pejabat negara," tegasnya.
Sehingga, lanjut dia, banyak orang bingung, bahkan tenaga kesehatan saja, begitu terkena gejala demam panik. Itu dikarenakan edukasi dan promosi protokol kesehatan yang tida jalan. "Lalu di WA group, Medsos, beredar info seenaknya saja, sehingga orang tidak peduli lagi ke tenaga kesehatan, karena sudah beredar info di layanan pesan WA group, itu sebenarnya salah," katanya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan terkait penanganan Covid-19 yang dilakukan pemerintah menunjukan ketidaksiapannya. "Padahal waktu corona lahir itu seharusnya kita sudah siap, karena apa, itu di TV sudah jelas dunia sudah mulai dengan Italia, tanah atau lahan sudah susah untuk memakamkan korban meninggal akibat Covid-19," katanya.
Sehingga banyak fasilitas kesehatan, kata dia saat dibutuhkan seolah sudah tidak ada. Bahkan, kata dia, Indonesia terlalu terlena bahwa Jakarta ini semua fasilitas ada. "Padahal tidak ada, saya sedih. Bahkan pejabat negara saja, saya satu bulan dua bulan terakhir ini banyak membantu pejabat negara ke rumah sakit yang ada di Jakarta, pemerintah lupa, bahwa harus menyediakan fasilitas kesehatan buat pejabat negara," tegasnya.
(cip)
Lihat Juga :