Karyawan Dipaksa Masuk Kerja saat PPKM Darurat, Luhut: Laporkan!

Senin, 05 Juli 2021 - 21:33 WIB
Menko Marves sekaligus Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar karyawan melapor jika masih diminta bekerja langsung di kantor. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) sekaligus Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar para karyawan yang tak termasuk dalam sektor non esensial untuk melapor jika masih diminta bekerja langsung di kantor. Menurutnya, kebijakan PPKM Darurat harus dipatuhi secara bersama.

Menurut Luhut, jika hal tersebut masih terjadi, dia mempersilahkan para karyawan untuk melaporkan ke Dinas Tenaga Kerja di masing-masing wilayah provinsi. Terkhusus di wilayah DKI Jakarta, karyawan dapat melapor via aplikasi Jakarta Kini (Jaki).



"Saya menegaskan agar seluruh karyawan yang dipaksa bekerja di kantor oleh perusahaan non esensial agar segera melaporkan kepada pemerintah khususnya di wilayah DKI Jakarta melalui dinas tenaga kerja masing-masing provinsi," tutur Luhut dalam konferensi persnya, Senin (5/7/2021) malam. Baca juga: PPKM Darurat, Pekerja dari Bogor Tujuan Jakarta Menumpuk di Stasiun KRL

Lebih jauh dipaparkan Luhut, para karyawan yang tidak masuk kerja dalam masa PPKM Darurat tidak dapat dipecat atau diberhentikan secara sepihak oleh kantor. Bahkan, dirinya mengaku sudah melakukan pembicaraan terkait hal tersebut bersama dengan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!