Din Syamsuddin: Wabah Adalah Musibah, Sikapi dengan Muhasabah

Kamis, 01 Juli 2021 - 13:41 WIB
Dia mengatakan, dana ratusan triliun yang dikuasai pemerintah agar dimanfaatkan untuk penyediaan obat-obatan, suntikan, vaksin gratis bagi rakyat, dan mendorong Perguruan Tinggi Nasional/Laboratorium Kesehatan Nasional untuk meneliti dan memproduksi vaksin dan obat-obatan dari dalam negeri sendiri dari pada mengimpornya dari luar negeri.

Baca juga: Apabila Anak Terinfeksi Covid-19, Anda Wajib Lakukan 9 Hal Ini

"Kepada pemangku amanat kekuasaan, para elite politik, untuk menunjukkan empati kepada penderitaan rakyat," kata mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini.

Di tengah suasana demikian, adalah arif untuk menghentikan tindakan-tindakan kontraproduktif, antara lain: mempertentangkan agama dengan Pancasila seperti dalam Test Wawasan Kebangsaan KPK, cenderung mengembuskan tuduhah pejoratif kepada pihak lain, mengembangkan isu-isu politik ambisius seperti pemindahan Ibu Kota Negara, perpanjangan masa kekuasaan Presiden, atau pengajuan capres-cawapres, serta sikap otoriter represif yang melemahkan kebebasan akademik di kampus.

"Lebih daripada itu, saatnya menghentikan segala bentuk ketidakadilan/kezaliman dalam penegakan hukum dan pemerataan kesejahteraan. Semuanya itu, selain memalingkan perhatian dan fokus dari menanggulangi musibah, juga telah dan potensial memunculkan kegaduhan publik yang tidak perlu," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!