Teknologi Bawah Air KRI Rigel-933 Deteksi KMP Yunice di Kedalaman 78 Meter
Rabu, 30 Juni 2021 - 22:01 WIB
KRI Rigel-933 berhasil mendeteksi keberadaan Kapal Motor Penumpang (KMP) Yunice yang tenggelam di kedalaman 78 meter. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Teknologi bawah air multibeam echosounder milik KRI Rigel-933 salah satu unsur kapal survey riset dari Pusat Hidro - Oseonografi TNI AL (Pushidrosal) berhasil mendeteksi keberadaan Kapal Motor Penumpang (KMP) Yunice pada posisi 8° 10’ 31.864’’ S - 114° 25’ 42.986’’ T pada kedalaman antara 72 meter sampai dengan 78 meter.
Benda yang dideteksi dari bawah air tersebut memiliki panjang 55.3 meter, lebar 11.5 meter dan tinggi 11.35 meter dengan posisi dari dasar laut dengan daratan terdekat berjarak sekitar 362 meter. Sementara jarak dari Pelabuhan Gilimanuk sekitar lebih kurang 1.65 Km. "TNI AL secara proaktif membantu pelaksanaan evakuasi KMP Yunice setelah mendengar adanya musibah tersebut yang terjadi di perairan sekitar Gilimanuk, Bali, pada Selasa, 29 Juni 2021 sekitar pukul 19.20 WITA," ujar Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono, Rabu (30/6/2021). Baca juga: TNI AL Kerahkan 2 Kapal Perang Evakuasi Kapal Yunice yang Tenggelam di Bali
Menurut Julius, TNI AL bekerja sama dengan instansi Basarnas, Polres dan Polairud Jembrana, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jembrana, PT. Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Indonesia Ferry (ASDP) serta unsur tambahan KMP. Swakarsa dan KMP. Samudra Utama dalam membantu proses evakuasi kapal tersebut. Tidak hanya itu, TNI AL juga mengerahkan 2 KRI yakni KRI Rigel-933 dan KRI Soputan-923, KAL Rajekwesi serta personel dari Lanal Denpasar, Lanal Banyuwangi Posal Gilimanuk, dan Posal Pengambengan. Baca juga: Pencarian 6 Penumpang KMP Yunice yang Masih Hilang Dilanjutkan
Benda yang dideteksi dari bawah air tersebut memiliki panjang 55.3 meter, lebar 11.5 meter dan tinggi 11.35 meter dengan posisi dari dasar laut dengan daratan terdekat berjarak sekitar 362 meter. Sementara jarak dari Pelabuhan Gilimanuk sekitar lebih kurang 1.65 Km. "TNI AL secara proaktif membantu pelaksanaan evakuasi KMP Yunice setelah mendengar adanya musibah tersebut yang terjadi di perairan sekitar Gilimanuk, Bali, pada Selasa, 29 Juni 2021 sekitar pukul 19.20 WITA," ujar Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono, Rabu (30/6/2021). Baca juga: TNI AL Kerahkan 2 Kapal Perang Evakuasi Kapal Yunice yang Tenggelam di Bali
Menurut Julius, TNI AL bekerja sama dengan instansi Basarnas, Polres dan Polairud Jembrana, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jembrana, PT. Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Indonesia Ferry (ASDP) serta unsur tambahan KMP. Swakarsa dan KMP. Samudra Utama dalam membantu proses evakuasi kapal tersebut. Tidak hanya itu, TNI AL juga mengerahkan 2 KRI yakni KRI Rigel-933 dan KRI Soputan-923, KAL Rajekwesi serta personel dari Lanal Denpasar, Lanal Banyuwangi Posal Gilimanuk, dan Posal Pengambengan. Baca juga: Pencarian 6 Penumpang KMP Yunice yang Masih Hilang Dilanjutkan
Lihat Juga :