Masa Jabatan Presiden 3 Periode Justru Merugikan Parpol
Rabu, 23 Juni 2021 - 14:38 WIB
Direktur Eksekutif Perludem, Khoirunnisa Nur Agustyati menyatakan bahwa wacana masa jabatan presiden menjadi 3 periode sebenarnya merugikan partai politik. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Direktur Eksekutif Perkumpulan Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Khoirunnisa Nur Agustyati menyatakan bahwa wacana masa jabatan presiden menjadi 3 periode sebenarnya merugikan partai politik.
Perempuan yang akrab disapa Ninis ini mengatakan, partai politik sebenarnya memiliki fungsi utama merekrut kader dan mempersiapkan anggotanya menjadi pemimpin bangsa Indonesia ke depannya.
"Nah sementara untuk maju ke dalam ruang kepemimpinan ini terbatas, kan justru akan merugikan bagi partai politik itu sendiri," kata Ninis dalam diskusi daring yang digelar, Rabu (23/6/2021).
Baca juga: Jadi Tameng Gerakan Presiden 3 Periode, Penanganan Covid-19 Dipertanyakan
Semua partai politik, kata dia, seharusnya bisa mengambil sikap dengan lantang untuk menolak gagasan penambahan masa jabatan presiden menjadi 3 periode. Sebab, dengan wacana ini parpol yang sebelumnya sudah menyiapkan kader-kader terbaiknya kemudian menjadi terhambat perkara hal tersebut.
Perempuan yang akrab disapa Ninis ini mengatakan, partai politik sebenarnya memiliki fungsi utama merekrut kader dan mempersiapkan anggotanya menjadi pemimpin bangsa Indonesia ke depannya.
"Nah sementara untuk maju ke dalam ruang kepemimpinan ini terbatas, kan justru akan merugikan bagi partai politik itu sendiri," kata Ninis dalam diskusi daring yang digelar, Rabu (23/6/2021).
Baca juga: Jadi Tameng Gerakan Presiden 3 Periode, Penanganan Covid-19 Dipertanyakan
Semua partai politik, kata dia, seharusnya bisa mengambil sikap dengan lantang untuk menolak gagasan penambahan masa jabatan presiden menjadi 3 periode. Sebab, dengan wacana ini parpol yang sebelumnya sudah menyiapkan kader-kader terbaiknya kemudian menjadi terhambat perkara hal tersebut.
Lihat Juga :