Survei SMRC: 84,3% Ingin Presiden Tetap Dipilih Rakyat, Bukan MPR
Minggu, 20 Juni 2021 - 16:45 WIB
"Saat ini ada kelompok-kelompok yang, dengan beragam alasan, mengangkat gagasan tentang perlunya pemilihan presiden dilakukan cukup oleh MPR tanpa harus melalui pemilihan langsung oleh rakyat," ujar Ade dalam peluncuran hasil survei nasional SMRC bertajuk 'Sikap Publik Nasional terhadap Amendemen Presidensialisme dan DPD' yang dilakukan secara daring, Minggu, (20/6/2021).
Baca juga: Masih Soal King Maker Pilpres 2024, Langkah Jokowi Terbentur Megawati
Berdasarkan hasil survei tersebut, Ade menjelaskan bahwa mayoritas masyarakat tidak ingin menerapkan pola seperti jaman orde baru. Di mana, saat itu, presiden dipilih tidak langsung oleh rakyat, melainkan diwakilkan MPR.
"Survei SMRC ini menunjukkan mayoritas rakyat tidak mendukung gagasan pemilihan presiden oleh MPR seperti di era Orde Baru. Mayoritas rakyat menganggap pemilihan langsung adalah pilihan terbaik," pungkasnya.
Sekadar informasi, survei nasional yang dilakukan SMRC tersebut digelar pada 21 sampai 28 Mei 2021. Penelitian melalui wawancara tatap muka ini melibatkan 1.072 responden yang dipilih melalui metode penarikan sampel random bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error penelitian ± 3.05%.
Baca juga: Masih Soal King Maker Pilpres 2024, Langkah Jokowi Terbentur Megawati
Berdasarkan hasil survei tersebut, Ade menjelaskan bahwa mayoritas masyarakat tidak ingin menerapkan pola seperti jaman orde baru. Di mana, saat itu, presiden dipilih tidak langsung oleh rakyat, melainkan diwakilkan MPR.
"Survei SMRC ini menunjukkan mayoritas rakyat tidak mendukung gagasan pemilihan presiden oleh MPR seperti di era Orde Baru. Mayoritas rakyat menganggap pemilihan langsung adalah pilihan terbaik," pungkasnya.
Sekadar informasi, survei nasional yang dilakukan SMRC tersebut digelar pada 21 sampai 28 Mei 2021. Penelitian melalui wawancara tatap muka ini melibatkan 1.072 responden yang dipilih melalui metode penarikan sampel random bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error penelitian ± 3.05%.
(maf)
Lihat Juga :