Ditanya Gus Ubed Akankah Maju Capres 2024, La Nyalla Bicara Takdir

Kamis, 10 Juni 2021 - 20:07 WIB
"Dulu presiden dipilih MPR yang terdiri atas DPR atau parpol, utusan golongan dan utusan daerah. Setelah amendemen DPR tetap, utusan golongan hilang, utusan daerah jadi DPD. Nah setelah itu kenapa yang bisa calonkan presiden hanya parpol. Kita yang utusan daerah tidak bisa. Itu yang akan kita perjuangkan," tutur La Nyalla.Baca juga: Kritik UU Pemilu, La Nyalla Nilai Kekuasaan Dikendalikan Segelintir Orang

Dia menegaskan Indonesia dibangun oleh civil society dan elemen non-partisan. Sementara parpol datangnya terakhir. "Yang bangun Indonesia termasuk kerajaan-kerajaan Nusantara. Tapi ketika saya keliling Indonesia, melihat kerajaan-kerajaan itu seperti tidak diperhatikan. Padahal sumbangsih mereka dalam berdirinya republik ini sangat besar," tuturnya.

Sementara itu, Gus Ubed pun menimpali bahwa saat ini persatuan umat Islam juga sedang melemah. Buktinya ada banyak adu domba dan kriminalisasi. "Yang penting sekarang persatuan umat Islam perlu diperkuat. Supaya negara lebih baik dan yang terpenting bisa bareng-bareng masuk surga," ujarnya.Baca juga: Angelo Alessio, Eks Asisten Antonio Conte Kini Jadi Pelatih Persija

Gus Ubed mengajak La Nyalla selalu silaturahmi dan memelihara hubungan baik dengan kyai, ulama dan pondok pesantren. "Karena menurut saya hubungan itu lebih baik karena agama. Kalo hubungan hal lain, misal politik atau apa, pasti tidak awet," ucapnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!