Elektabilitas Puan Naik 2%, Diduga Efek Perselisihan PDIP-Ganjar Pranowo

Sabtu, 05 Juni 2021 - 14:00 WIB
Namun, kata Adi, meskipun mengalami peningkatan elektabilitas, tapi di antara 3 besar elektabilitas capres yakni, Prabowo, Gnajar dan Anies, hanya Ganjar yang masih memiliki popularitas di bawah 70%. Ini menjadi evaluasi sekaligus peluang. Begitu juga catatan elektabilitas Prabowo yang gap elektabilitasnya dengan capres lain semakin rendah.

"Walaupun Prabowo Subianto elektabilitasnya masih paling tinggi, namun dominasinya kian melemah, keunggulan 8,2% pada Februari lalu menipis menjadi tinggal 1,8% pada Mei 2021," ungkap dosen UIN Jakarta itu.

Baca juga: Survei Parameter Politik Indonesia: 45,3% Publik Tidak Setuju Jokowi 3 Periode

Adapun metode survei, sampel merupakan WNI yang berusia 17 tahun atau memiliki hak pilih, 1.200 responden diambil dengan metode simple random sampling dari 6.000 nomor HP yang dipilih secara acak dari kerangka sampel yang ada dari wawancara tatap muka pada rentang waktu September 2017-Desember 2020, dan disesuaikan dengan proporsi populasi serta gender.

Margin of error survei sebesar +- 2.9% pada tingkat kepercayaan 95%. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 23-28 Mei 2021, dengan metode telepolling menggunakan kuesioner yang dilakukan oleh surveyor terlatih.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!