Skenario Penyelenggaraan Haji 2021, Jamaah Dikarantina 3 Hari di Asrama

Selasa, 01 Juni 2021 - 07:36 WIB
Ketiga, kata Yaqut, seluruh rangkaian ibadah di Masjidil Haram, baik umrah maupun thowaf ifadhoh harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan dengan penjadwalan dan wawasan yang ketat. Keempat, pergerakan jamaah saat puncak ibadah Haji menyesuaikan dengan ketentuan Arab Saudi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kelima, selesai melakukan seluruh proses Haji di Mekah, jamaah akan diberangkatkan ke Madinah. “Jamaah ditempatkan di hotel yang sudah ditentukan dengan komposisi 1 kamar maksimum ditempati 2 orang. Jamaah akan tinggal di Madinah selama 3 hari sehingga tidak ada pelaksanaan Salat Arbain,” kata Yaqut.

Keenam, sebelum pulang ke Tanah Air, jamaah haji akan melakukan tes PCR swab. Jika hasilnya negatif jamaah Haji akan dipulangkan ke Tanah Air. Jika positif dilakukan isolasi mandiri pada hotel di Madinah. Ketujuh, setibanya di Tanah Air jamaah haji masih akan dikarantina di asrama haji selama 5x24 jam. Jamaah haji akan melakukan tes PCR swab pada hari pertama karantina dan hari kelima karantina. Jika hasil PCR swab negatif pada hari kelima, jamaah haji dijalankan pulang ke rumah atau daerahnya masing-masing. Namun jika positif akan dilakukan isolasi mandiri di asrama haji.

Kedelapan, selama proses penyelenggaraan Haji, jamaah dan petugas wajib melakukan protokol kesehatan dan disiplin 5M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan membatasi interaksi serta mobilitas.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!