Diretas, Akun WA dan Telegram Mantan Jubir KPK Bisa Diakses Kembali

Jum'at, 21 Mei 2021 - 10:48 WIB
"Saya dengar, WA/Tele sejumlah teman yang advokasi antikorupsi juga mengalami hal yang sama. Semoga ada keseriusan pihak yang berwenang untuk memastikan perlindungan hak komunikasi dan data pribadi warga," imbuhnya.

Sebelumnya, pada Kamis (20/5) juga nomor telepon penyidik senior KPK Novel Baswedan dan Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK, Sujanarko, diduga mengalami peretasan. Kedua nomor telepon kedua orang tersebut secara tiba-tiba membuat akun Telegram.

"Info teman-teman itu ada notifikasi nama saya di Telegram. Nomornya nomor saya. Bang Novel juga [tiba-tiba terdaftar di Telegram]," kata Sujanarko kepada wartawan, Kamis (20/5) malam.

Peretasan ini terjadi tak berselang lama dari pelaporan 75 pegawai KPK yang melaporkan Pimpinan KPK ke Dewan Pengawas KPK dan Ombudsman RI. Dalam agenda tersebut, Sujanarko dan Novel yang selalu memberikan keterangan kepada publik. Baca juga: Tiba-tiba Akun Telegram Penyidik KPK Novel Baswedan di-Hack, Ada Apa?

Peretasan sebelumnya juga menyasar delapan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) dan anggota Lokataru Foundation serta Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta. Diketahui, mereka belakangan aktif mengkritik pelaksanaan TWK dan SK 652 yang dinilai sebagai alat untuk menyingkirkan 75 pegawai KPK berintegritas dan kritis.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!