Harkitnas Momentum Menguji Ketangguhan Indonesia Menghadapi Pandemi
Kamis, 20 Mei 2021 - 19:21 WIB
Ia menambahkan, Harkitnas harus menjadi momentum membentuk masyarakat Indonesia yang tangguh. Ketangguhan masyarakat, kata Gunawan tidak hanya sekadar melawan pandemi semata, tetapi juga tangguh dalam menghadapi beragam tantangan lainnya seperti misinformasi, disinformasi dan hoaks. Gunawan mengajak masyarakat untuk menjaga kesatuan bangsa dengan cara memanfaatkan ruang digital secara tepat dan bijak.
“Katakan tidak kepada segala jenis hoaks, ujaran kebencian dan berbagai jenis penyalahgunaan ruang digital yang mencederai semangat persatuan dan kesatuan sebagai bangsa dan diisi dengan hal bermanfaat untuk kemajuan ekonomi, secara khusus ekonomi digital yang berkembang dari waktu ke waktu,” ujarnya lagi.
Baca juga: Amien Rais Akan Sampaikan Pidato Refleksi 23 Tahun Reformasi, Rocky Gerung Jadi Special Guest
Gunawan juga memaparkan, ketangguhan masyarakat tengah diuji dalam upaya memulihkan ekonomi nasional. Pasalnya, di tengah pandemi ini, masyarakat bisa menjaga produktivitas dengan memanfaatkan peluang berbisnis di e-commerce. Bisnis dagang berbasis digital diproyeksi tumbuh hingga Rp337 triliun pada tahun 2021.
“Peningkatan transaksi lewat e-commerce juga tidak terlepas dari kebijakan pemerintah dalam mendorong akseptasi digital kepada masyarakat, serta terus mengakselerasi perkembangan fintech dan digital banking,” pungkas Gunawan.
“Katakan tidak kepada segala jenis hoaks, ujaran kebencian dan berbagai jenis penyalahgunaan ruang digital yang mencederai semangat persatuan dan kesatuan sebagai bangsa dan diisi dengan hal bermanfaat untuk kemajuan ekonomi, secara khusus ekonomi digital yang berkembang dari waktu ke waktu,” ujarnya lagi.
Baca juga: Amien Rais Akan Sampaikan Pidato Refleksi 23 Tahun Reformasi, Rocky Gerung Jadi Special Guest
Gunawan juga memaparkan, ketangguhan masyarakat tengah diuji dalam upaya memulihkan ekonomi nasional. Pasalnya, di tengah pandemi ini, masyarakat bisa menjaga produktivitas dengan memanfaatkan peluang berbisnis di e-commerce. Bisnis dagang berbasis digital diproyeksi tumbuh hingga Rp337 triliun pada tahun 2021.
“Peningkatan transaksi lewat e-commerce juga tidak terlepas dari kebijakan pemerintah dalam mendorong akseptasi digital kepada masyarakat, serta terus mengakselerasi perkembangan fintech dan digital banking,” pungkas Gunawan.
(muh)
Lihat Juga :