Jokowi Ingatkan Radikalisme Berbasis Digital Perlu Terus Diwaspadai
Kamis, 20 Mei 2021 - 11:08 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan tantangan ruang digital saat ini semakin besar. Salah satunya radikalisme berbasis digital perlu terus diwaspadai. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan tantangan ruang digital saat ini semakin besar. Konten-konten negatif terus bermunculan, seperti hoaks, eksploitasi seksual, perjudian, ujaran kebencian, hingga radikalisme berbasis digital. Hal ini harus diantisipasi karena dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.
"Tantangan di ruang digital semakin besar. Sangat besar. Konten-konten negatif terus bermunculan. Kejahatan di ruang digital terus meningkat. Hoaks, penipuan daring, perjudian, eksploitasi seksual kepada anak, perundungan siber, ujaran kebencian, radikalisme berbasis digital perlu terus diwaspadai. Karena mengancam persatuan dan kesatuan bangsa," katanya saat meluncurkan Program Literasi Digital Nasional, Kamis (20/5/2021). Baca juga: Jokowi Sebut Kasus Aktif COVID-19 Turun 50,5% Berkat PPKM Mikro
Jokowi menuturkan kewajiban warga negara dalam komunitas digital yakni meminimalkan konten negatif serta membanjiri ruang digital dengan konten positif. Di samping itu kecakapan digital pun harus ditingkatkan agar muncul konten kreatif yang mendidik.
"Kewajiban kita bersama untuk terus meminimalkan konten negatif, membanjiri ruang digital dengan konten-konten positif. Banjiri terus, isi terus dengan konten-konten positif. Kita harus tingkatkan kecakapan digital masyarakat agar mampu menciptakan lebih banyak konten kreatif yang mendidik, menyejukkan, yang menyerukan perdamaian," tuturnya.
"Tantangan di ruang digital semakin besar. Sangat besar. Konten-konten negatif terus bermunculan. Kejahatan di ruang digital terus meningkat. Hoaks, penipuan daring, perjudian, eksploitasi seksual kepada anak, perundungan siber, ujaran kebencian, radikalisme berbasis digital perlu terus diwaspadai. Karena mengancam persatuan dan kesatuan bangsa," katanya saat meluncurkan Program Literasi Digital Nasional, Kamis (20/5/2021). Baca juga: Jokowi Sebut Kasus Aktif COVID-19 Turun 50,5% Berkat PPKM Mikro
Jokowi menuturkan kewajiban warga negara dalam komunitas digital yakni meminimalkan konten negatif serta membanjiri ruang digital dengan konten positif. Di samping itu kecakapan digital pun harus ditingkatkan agar muncul konten kreatif yang mendidik.
"Kewajiban kita bersama untuk terus meminimalkan konten negatif, membanjiri ruang digital dengan konten-konten positif. Banjiri terus, isi terus dengan konten-konten positif. Kita harus tingkatkan kecakapan digital masyarakat agar mampu menciptakan lebih banyak konten kreatif yang mendidik, menyejukkan, yang menyerukan perdamaian," tuturnya.
Lihat Juga :