Diadukan ke Ombudsman, Pimpinan KPK Siap Ikuti Prosedur Hukum

Rabu, 19 Mei 2021 - 19:44 WIB
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menghargai hak hukum 75 pegawai atas pelaporan dugaan maladministrasi pelaksanaan TWK ke Ombudsman. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilaporkan 75 pegawai KPK yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) ke Ombudsman Republik Indonesia (ORI). Pelaporan ini karena pimpinan KPK diduga melakukan maladministrasi terkait pelaksanaan TWK dalam rangka alih status menjadi ASN.

Merespons pelaporan itu, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menghargai hak hukum 75 pegawai atas pelaporan dugaan maladministrasi pelaksanaan TWK ke Ombudsman.



"Pimpinan KPK menghargai hak setiap warga negara termasuk pegawai KPK yang akan menggunakan hak hukumnya untuk melaporkan ke ORI jika menemukan pelayanan publik atau administrasi yang diduga terjadi maladminiatrasi, termasuk jika kami yang diadukan," kata Ghufron saat dikonfirmasi, Rabu (19/5/2021).

Baca juga: Resmi, 75 Pegawai KPK Laporkan Dugaan Maladministrasi TWK ke Ombudsman



Lebih lanjut, Ghufron menyatakan para pimpinan siap menjalankan prosedur yang akan dilakukan oleh Ombudsman dalam memproses laporan 75 pegawai yang tidak lulus TWK. "Dan kami akan memenuhi prosedur dan ketentuan hukum yang akan dilaksanakan oleh ORI," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!