Pegawai KPK yang Terancam Dipecat Punya Segudang Prestasi
Selasa, 11 Mei 2021 - 14:09 WIB
Giri pun pernah menjadi narasumber wawasan kebangsaan dan antikorupsi di Seskoad, Lemhanas, Sespim Polri, hingga Intelstrat BIN dan ITB. Febri menyayangkan jika Giri harus dipecat hanya karena tes wawasan kebangsaan yang dianggap kontroversial.
"@girisuprapdiono, mengabdi di KPK sejak 2005. Menerima sjumlah Penghargaan. Menjadi narasumber tentang wawasan kebangsaan & Antikorupsi di : SESKOAD, Lemhanas, sespim Polri dan Intelstrat BIN & ITB. Sekarang ia trancam disingkirkan dari KPK karena Tes Wawasan Kebangsaan kontroversial," pungkasnya.
Bukan hanya Giri, Febri juga membeberkan pegawai KPK lainnya yang berprestasi namun dikabarkan justru tidak lolos TWK. Ia ada Direktur Pembinaan Jaringan Kerja antar Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK, Sujanarko. Kata Febri, Sujanarko pernah mendapat penghargaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2015.
"Namanya, Sujanarko, Direktur PJKAKI KPK. Mengabdi di KPK sejak 2004. Tahun 2015, Presiden @jokowi memberikan penghargaan Satyalancana Wira Karya sebagai tanda kehormatan karena dharma bakti yang besar pada nusa & bangsa. Sekarang namanya masuk list 75 yang tak lolos tes wawasan kebangsaan KPK," ungkap Febri.
Baca juga: Soal Kemungkinan Loloskan 75 Pegawai KPK, Kepala BKN Bilang Sulit
"@girisuprapdiono, mengabdi di KPK sejak 2005. Menerima sjumlah Penghargaan. Menjadi narasumber tentang wawasan kebangsaan & Antikorupsi di : SESKOAD, Lemhanas, sespim Polri dan Intelstrat BIN & ITB. Sekarang ia trancam disingkirkan dari KPK karena Tes Wawasan Kebangsaan kontroversial," pungkasnya.
Bukan hanya Giri, Febri juga membeberkan pegawai KPK lainnya yang berprestasi namun dikabarkan justru tidak lolos TWK. Ia ada Direktur Pembinaan Jaringan Kerja antar Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK, Sujanarko. Kata Febri, Sujanarko pernah mendapat penghargaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2015.
"Namanya, Sujanarko, Direktur PJKAKI KPK. Mengabdi di KPK sejak 2004. Tahun 2015, Presiden @jokowi memberikan penghargaan Satyalancana Wira Karya sebagai tanda kehormatan karena dharma bakti yang besar pada nusa & bangsa. Sekarang namanya masuk list 75 yang tak lolos tes wawasan kebangsaan KPK," ungkap Febri.
Baca juga: Soal Kemungkinan Loloskan 75 Pegawai KPK, Kepala BKN Bilang Sulit
Lihat Juga :