Menang Lelang Motor Jokowi, Warren Tanoesoedibjo: Saya Ingin Membantu Bangsa
Jum'at, 22 Mei 2020 - 19:54 WIB
Seperti diketahui, Motor listrik Gesits bertanda tangan Jokowi dilelang dalam acara konser musik “Berbagi Kasih bersama Bimbo” yang digelar MPR dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Minggu (17/5/2020). Konser ini juga diisi dengan penggalangan dana untuk membantu masyarakat di masa pandemi virus corona (Covid-19).
Penggalangan dana tersebut antara lain dilakukan dengan melelang sepeda motor listrik yang ditandatangani Kepala Negara senilai Rp2,55 miliar. Pada saat lelang, Warren bersaing ketat dengan para peserta lelang lainnya. (Baca juga: Bamsoet: Jangan Salahkan Pihak Lain, Saya yang Bertanggung Jawab )
Namanya berulang kali disebut memberikan penawaran-penawaran dalam lelang yang disiarkan live di berbagai stasiun televisi tersebut. Namun, seiring dengan berakhirnya waktu lelang, lelang tersebut akhirnya dimenangkan oleh M. Nuh yang belakangan ternyata tidak sanggup membayar hasil lelang dari penawarannya.
Warren yang angka penawarannya tak jauh dari angka pemenang pertama dihubungi panitia lelang, menyusul M. Nuh tidak bisa membayar nilai lelang yang dimenangkannya.
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, dalam lelang adalah hal biasa bila ada yang tidak mampu meneruskan atau menebus penawarannya akan diberi kesempatan kepada penawar berikutnya, sehingga proses lelang itu berhasil dengan baik. Menurutnya, persoalan lelang tidak bisa ditebus oleh pemenang sebelumnya tidak perlu dipermasalahkan.
"Di dalam lelang, kalau misalnya ada pemenang, pemenangnya tidak bisa menebus, pasti panitia akan menghubungi peserta yang berikut-berikutnya. Apakah mau menggantikan pemenang yang pertama," ungkapnya.
Penggalangan dana tersebut antara lain dilakukan dengan melelang sepeda motor listrik yang ditandatangani Kepala Negara senilai Rp2,55 miliar. Pada saat lelang, Warren bersaing ketat dengan para peserta lelang lainnya. (Baca juga: Bamsoet: Jangan Salahkan Pihak Lain, Saya yang Bertanggung Jawab )
Namanya berulang kali disebut memberikan penawaran-penawaran dalam lelang yang disiarkan live di berbagai stasiun televisi tersebut. Namun, seiring dengan berakhirnya waktu lelang, lelang tersebut akhirnya dimenangkan oleh M. Nuh yang belakangan ternyata tidak sanggup membayar hasil lelang dari penawarannya.
Warren yang angka penawarannya tak jauh dari angka pemenang pertama dihubungi panitia lelang, menyusul M. Nuh tidak bisa membayar nilai lelang yang dimenangkannya.
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, dalam lelang adalah hal biasa bila ada yang tidak mampu meneruskan atau menebus penawarannya akan diberi kesempatan kepada penawar berikutnya, sehingga proses lelang itu berhasil dengan baik. Menurutnya, persoalan lelang tidak bisa ditebus oleh pemenang sebelumnya tidak perlu dipermasalahkan.
"Di dalam lelang, kalau misalnya ada pemenang, pemenangnya tidak bisa menebus, pasti panitia akan menghubungi peserta yang berikut-berikutnya. Apakah mau menggantikan pemenang yang pertama," ungkapnya.
Lihat Juga :