DPR Minta 75 Pegawai KPK Tak Lolos Wawasan Kebangsaan Diberi Kesempatan
Jum'at, 07 Mei 2021 - 16:39 WIB
Baca juga: Soal Nasib 75 Pegawai KPK, Menpan RB: Tidak Benar Ada Lempar Tanggung Jawab
"Kami, saya nih kurang patriot apasih, di 2014 ketika mau masuk ke DPR, 3 minggu saya di Lemhannas, kemarin saat saya mau jadi anggota DPR, 5 hari saya di Lemhanas. Saya tidak mengeluh, saya tidak merasa nasionalisme dan kebangsaan itu masih diragukan. Tidak, memang perlu," ujarnya.
"Kalau kita bicara aparatur, memang harus wawasan kebangsaan. Wong rakyat aja nggak boleh apalagi aparatur yang selain mengatakan saya NKRI, saya Pancasila tetapi berpikir juga ideologi yang lain,” imbuh Arsul.
Menurutnya, 75 yang tidak lolos dari jumlah total pegawai 1.300 orang bukanlah jumlah yang banyak. Namun, politikus PPP ini pun tidak setuju jika mereka dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) kemudian dibersihkan dan tidak diberi kesempatan.
"Kami, saya nih kurang patriot apasih, di 2014 ketika mau masuk ke DPR, 3 minggu saya di Lemhannas, kemarin saat saya mau jadi anggota DPR, 5 hari saya di Lemhanas. Saya tidak mengeluh, saya tidak merasa nasionalisme dan kebangsaan itu masih diragukan. Tidak, memang perlu," ujarnya.
"Kalau kita bicara aparatur, memang harus wawasan kebangsaan. Wong rakyat aja nggak boleh apalagi aparatur yang selain mengatakan saya NKRI, saya Pancasila tetapi berpikir juga ideologi yang lain,” imbuh Arsul.
Menurutnya, 75 yang tidak lolos dari jumlah total pegawai 1.300 orang bukanlah jumlah yang banyak. Namun, politikus PPP ini pun tidak setuju jika mereka dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) kemudian dibersihkan dan tidak diberi kesempatan.
Lihat Juga :