Pemuda Muhammadiyah: Larangan Mudik Efektif Cegah Penyebaran Covid-19
Jum'at, 07 Mei 2021 - 11:48 WIB
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Sunanto mendukung penuh kebijakan pemerintah soal larangan mudik yang mulai berlaku pada 6 Mei 2021. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah , Sunanto mendukung penuh kebijakan pemerintah soal larangan mudik yang mulai berlaku pada 6 Mei 2021. Sunanto menilai, kebijakan yang tertuang dalam Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 13 Tahun 2021 itu efektif untuk mencegah penularan Covid-19 gelombang baru di Indonesia.
"Kebijakan ini sangatlah taktis sebagai pencegahan melonjaknya kasus baru Covid-19 selama Idul Fitri. Bagi sebagian pihak, mungkin ini tidak mudah untuk diterima, tapi kami melihat justru ini bagian langkah nyata pemerintah untuk melindungi keselamatan jiwa masyarakat, terutama kaum muslimin," kata Sunanto kepada wartawan, Jumat (7/5/2021). Baca juga: Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Doni Monardo Minta Maaf Tak Ada Mudik Tahun Ini
Pria yang akrab disapa Cak Nanto ini berharap semua masyarakat dapat memahami larangan mudik tersebut. Menurutnya, di tengah pandemi yang masih mengancam, keselamatan jiwa lebih utama dari sekedar ingin bertemu dengan sanak keluarga dan handai taulan. Dia menyarankan, untuk melepas rindu dengan anggota keluarga maka semua pihak bisa memanfaatkan pelbagai platform media sosial yang tersedia. Baca juga: MUI Imbau Masyarakat di Zona Merah Laksanakan Salat Idul Fitri di Rumah
Dalam hal ini, Cak Nanto juga mengapresisasi langkah Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang membuat sejumlah kebijakan strategis dalam upaya pengendalian kasus Covid-19. Di antara kebijakan terbaru yang dibuat Menag Yaqut adalah peniadaan takbir keliling pada malam Idul Fitri mendatang. Aturan peniadaan takbir keliling ini tertuang dalam Surat Edaran Menag RI No 7 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 di saat Pandemi.
"Kebijakan ini sangatlah taktis sebagai pencegahan melonjaknya kasus baru Covid-19 selama Idul Fitri. Bagi sebagian pihak, mungkin ini tidak mudah untuk diterima, tapi kami melihat justru ini bagian langkah nyata pemerintah untuk melindungi keselamatan jiwa masyarakat, terutama kaum muslimin," kata Sunanto kepada wartawan, Jumat (7/5/2021). Baca juga: Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Doni Monardo Minta Maaf Tak Ada Mudik Tahun Ini
Pria yang akrab disapa Cak Nanto ini berharap semua masyarakat dapat memahami larangan mudik tersebut. Menurutnya, di tengah pandemi yang masih mengancam, keselamatan jiwa lebih utama dari sekedar ingin bertemu dengan sanak keluarga dan handai taulan. Dia menyarankan, untuk melepas rindu dengan anggota keluarga maka semua pihak bisa memanfaatkan pelbagai platform media sosial yang tersedia. Baca juga: MUI Imbau Masyarakat di Zona Merah Laksanakan Salat Idul Fitri di Rumah
Dalam hal ini, Cak Nanto juga mengapresisasi langkah Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang membuat sejumlah kebijakan strategis dalam upaya pengendalian kasus Covid-19. Di antara kebijakan terbaru yang dibuat Menag Yaqut adalah peniadaan takbir keliling pada malam Idul Fitri mendatang. Aturan peniadaan takbir keliling ini tertuang dalam Surat Edaran Menag RI No 7 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 di saat Pandemi.
Lihat Juga :