Silaturahmi Parpol, Pengamat: Belum Terlihat Koalisi yang Jelas
Senin, 03 Mei 2021 - 15:02 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kiri) bersama Presiden PKS Akhmad Syaikhu dalam kunjungan silaturahmi politik, di Jakarta Barat. Kamis (29/4/2021). FOTO/DOK.SINDOnews/YULIANTO
JAKARTA - Silaturahmi politik mulai dilakukan sejumlah elite partai politik ( parpol ). Salah satunya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mengunjungi Partai Demokrat, Partai Gerindra, dan Partai Golkar, serta lainnya. Pertemuan itu banyak dimaknai sebagai penjajakan koalisi untuk Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Analis Komunikasi Politik Universitas Paramadina Jakarta, Hendri Satrio mengaku belum melihat adanya penjajakan koalisi yang jelas. Kunjungan yang terjadi masih terlihat sebagai perkenalan dan silaturahmi saja.
"Kalau khusus PKS mereka kan tujuannya memperkenalkan kepengurusan baru, silaturahim kepada partai-partai yang lain," kata pria yang akrab disapa Hensat saat dihubungi, Senin (3/5/2021).
Baca juga: Rajin Safari Politik ke Parpol, Pengamat: PKS Tak Serius Garap Poros Islam
Menurut Hensat, kalau penjajakan koalisi mungkin saja dimulai hari ini, tapi kelihatannya akan lebih jelas geliatnya pada tahun mendatang, "Mungkin di tahun 2022-2023 akan menjadi lebih jelas pergerakannya," katanya.
Analis Komunikasi Politik Universitas Paramadina Jakarta, Hendri Satrio mengaku belum melihat adanya penjajakan koalisi yang jelas. Kunjungan yang terjadi masih terlihat sebagai perkenalan dan silaturahmi saja.
"Kalau khusus PKS mereka kan tujuannya memperkenalkan kepengurusan baru, silaturahim kepada partai-partai yang lain," kata pria yang akrab disapa Hensat saat dihubungi, Senin (3/5/2021).
Baca juga: Rajin Safari Politik ke Parpol, Pengamat: PKS Tak Serius Garap Poros Islam
Menurut Hensat, kalau penjajakan koalisi mungkin saja dimulai hari ini, tapi kelihatannya akan lebih jelas geliatnya pada tahun mendatang, "Mungkin di tahun 2022-2023 akan menjadi lebih jelas pergerakannya," katanya.
Lihat Juga :