AJI Nilai Kebebasan Pers di Indonesia Cenderung Memburuk
Senin, 03 Mei 2021 - 13:18 WIB
Tak jauh berbeda dengan laporan dari RSF, Sasmito juga memaparkan catatan dari AJI terkait situasi kebebasan pers di Indonesia. Dia menyebut, setidaknya dalam beberapa tahun terkahir ini memang situasi kebebasan pers di Indonesia tidak banyak mengalami perbedaan."Bahkan cenderung memburuk gitu ya," ujarnya.
Baca juga: Soal Maklumat Pelarangan FPI, Kapolri Tegaskan Dukung Kebebasan Pers
Ada sejumlah catatan yang membuat AJI masih memberikan rapor merah terhadap kebebasan pers di Indonesia. Misalnya, dilihat dari aspek jumlah kekerasan yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir regulasi yang tidak bersahabat; seperti halnya ada UU ITE, KUHP, peraturan Mahkamah Agung, terakhir ada surat telegram dari Kapolri yang itu dianggap membatasi kerja para jurnalis walaupun satu hari kemudian sudah dicabut oleh Kapolri.
"Jadi melihat dari aspek itu memang secara umum kebebasan pers di Indonesia belum dapat dikatakan bebas gitu ya, karena masih banyak catatan," pungkasnya.
Baca juga: Soal Maklumat Pelarangan FPI, Kapolri Tegaskan Dukung Kebebasan Pers
Ada sejumlah catatan yang membuat AJI masih memberikan rapor merah terhadap kebebasan pers di Indonesia. Misalnya, dilihat dari aspek jumlah kekerasan yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir regulasi yang tidak bersahabat; seperti halnya ada UU ITE, KUHP, peraturan Mahkamah Agung, terakhir ada surat telegram dari Kapolri yang itu dianggap membatasi kerja para jurnalis walaupun satu hari kemudian sudah dicabut oleh Kapolri.
"Jadi melihat dari aspek itu memang secara umum kebebasan pers di Indonesia belum dapat dikatakan bebas gitu ya, karena masih banyak catatan," pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :