Penggunaan Rapid Antigen Bekas di Kualanamu, Epidemiolog: Ini Hal yang Sangat Serius

Kamis, 29 April 2021 - 09:35 WIB
Dalam kasus penggunaan alat rapid test antigen bekas di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara oleh oknum petugas dari Kimia Farma disoroti banyak pihak. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Kasus penggunaan alat rapid test antigen bekas di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara oleh oknum petugas dari Kimia Farma disoroti banyak pihak. Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University, Australia, Dicky Budiman mengaku prihatin dengan adanya kasus tersebut.

Baca juga: Petugas Kimia Farma Gunakan Alat Rapid Antigen Bekas, IDI: Pelanggaran Berat



Dia menilai penggunaan alat rapid test antigen bekas itu mengancam kesehatan masyarakat. "Tentu ancaman terhadap kesehatan masyarakat, menurut saya ini hal yang sangat serius ya," ujar Dicky Budiman kepada SINDOnews, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Kasus Rapid Test Antigen Bekas di Bandara Kualanamu Bentuk Pembunuhan Berencana
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!