Penggunaan Rapid Antigen Bekas di Kualanamu, Epidemiolog: Ini Hal yang Sangat Serius
Kamis, 29 April 2021 - 09:35 WIB
Dicky mengingatkan, tentang pentingnya kontrol mulai testing, tracing, isolasi, karantina termasuk protokol kesehatan. Dia pun menilai penggunaan alat rapid test antigen bekas itu berpotensi menularkan virus Covid-19.
Baca juga: Rapid Antigen di Kualanamu Pakai Barang Bekas, Warga Net: Ini yang Namanya Proyek COVID
"Hal lainnya juga membahayakan adalah adanya potensi penularan dari adanya penggunaan daur ulang ini, penularan pada orang yang tadinya misalnya tidak membawa virus," tuturnya.
Walaupun, petugas yang melakukan test itu mengklaim sudah membersihkan alat rapid antigen itu. "Ini yang potensi akan mencelakakan orang lain membuat virus ini malah dipindahkan pada orang yang diperiksa, hal yang sangat berbahaya," pungkasnya.
Baca juga: Rapid Antigen di Kualanamu Pakai Barang Bekas, Warga Net: Ini yang Namanya Proyek COVID
"Hal lainnya juga membahayakan adalah adanya potensi penularan dari adanya penggunaan daur ulang ini, penularan pada orang yang tadinya misalnya tidak membawa virus," tuturnya.
Walaupun, petugas yang melakukan test itu mengklaim sudah membersihkan alat rapid antigen itu. "Ini yang potensi akan mencelakakan orang lain membuat virus ini malah dipindahkan pada orang yang diperiksa, hal yang sangat berbahaya," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :