Kronologi KRI Nanggala-402 dari Hilang Kontak hingga Dinyatakan Tenggelam

Minggu, 25 April 2021 - 11:31 WIB
3. Beberapa kapal bantuan dari negara sahabat seperti MV Swift Rescue (Singapura), MV Mega Bhakti (Malaysia), HMAS Ballarat dan HMAS Sirius (Australia) serta SCI Sabarmati (India)

4. KRI Rimau-724 mendeteksi satu titik magnet yang kuat. Selanjutnya TNI menerjunkan KRI Rigel-933 yang memiliki kemampuan sonar bawah laut untuk memastikan temuan KRI Rimau tersebut

5. Para personel yang bertugas telah melakukan pencarian di sembilan titik. Sudah termasuk dengan tumpahan minyak dan temuan daya magnet kuat.

6. Komite Nasional Keselamatan Transportasi ( KNKT ) menerjunkan alat pendeteksi yakni unit Remoted Operated Vehicle (ROV) dan magnetometer untuk membantu melakukan pencarian.

Sabtu (24/4/2021)

1. Batas waktu ketersediaan oksigen di Kapal Selam Nanggala-402 habis

2. Pesawat milik US Airforce tiba di Bali. Pesawat yang dirancang khusus untuk memburu kapal selam itu diperbantukan untuk pencarian KRI Nanggala-402 yang hilang di perairan Bali utara.

3. Ditemukan kepingan dan barang-barang di sekitar lokasi terakhir kapal selam tersebut terlihat saat kapal itu menyelam. Diantaranya alas untuk sholat, untuk menahan panas pada freshroom. Termasuk solar yang meluas di radius 10 mil

4. Pemerintah menyatakan status Kapal Selam Naggala-402 berubah fase dari submiss (kapal selam hilang) menjadi subsunk (kapal selam tenggelam).

5. Kapal selam TNI AL itu tenggelam di kedalaman 850 meter di Perairan Bali Utara.

6. Disiapkan evakuasi medis untuk 53 awak KRI Nanggala.

Baca juga: Kesedihan Panglima TNI saat Nyatakan KRI Nanggala-402 Resmi Tenggelam

Hingga kini, doa dari berbagai lapisan masyarakat termasuk berbagai negara sahabat terus mengalir untuk KRI Nanggala-402.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!