KH Hasyim Asy'ari Hilang dari Kamus Sejarah, Fadli Zon: Harus Diinvestigasi
Selasa, 20 April 2021 - 16:39 WIB
Kemendikbud telah merespons berbagai protes itu. Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kemdikbud Hilmar Farid mengatakan, Kemendikbud selalu berefleksi pada sejarah bangsa dan tokoh-tokoh yang ikut membangun Indonesia, termasuk KH Hasyim Asy’ari dalam mengambil kebijakan di bidang pendidikan dan kebudayaan.
Menurut dia, museum Islam Indonesia Hasyim Asy'ari di Jombang juga didirikan oleh Kemendikbud. Bahkan, dalam rangka 109 tahun Kebangkitan Nasional, Kemendikbud menerbitkan buku KH Hasyim Asy’ari: Pengabdian Seorang Kyai Untuk Negeri.Baca juga: Kamus Sejarah Indonesia, KH Cholil Nafis: Meskipun Draf kok Kiai Hasyim Tidak Ada
Mengenai Kamus Sejarah Indonesia Jilid I , buku itu disebutnya tidak pernah diterbitkan secara resmi. Dokumen tidak resmi yang sengaja diedarkan di masyarakat oleh kalangan tertentu merupakan salinan lunak (softcopy) naskah yang masih perlu penyempurnaan. "Naskah tersebut tidak pernah kami cetak dan edarkan kepada masyarakat,” katanya.Baca juga: Banyak Kejanggalan, Kemendikbud Harus Tarik Kamus Sejarah Indonesia
Menurut dia, museum Islam Indonesia Hasyim Asy'ari di Jombang juga didirikan oleh Kemendikbud. Bahkan, dalam rangka 109 tahun Kebangkitan Nasional, Kemendikbud menerbitkan buku KH Hasyim Asy’ari: Pengabdian Seorang Kyai Untuk Negeri.Baca juga: Kamus Sejarah Indonesia, KH Cholil Nafis: Meskipun Draf kok Kiai Hasyim Tidak Ada
Mengenai Kamus Sejarah Indonesia Jilid I , buku itu disebutnya tidak pernah diterbitkan secara resmi. Dokumen tidak resmi yang sengaja diedarkan di masyarakat oleh kalangan tertentu merupakan salinan lunak (softcopy) naskah yang masih perlu penyempurnaan. "Naskah tersebut tidak pernah kami cetak dan edarkan kepada masyarakat,” katanya.Baca juga: Banyak Kejanggalan, Kemendikbud Harus Tarik Kamus Sejarah Indonesia
(dam)
Lihat Juga :