Bibit Vaksin Merah Putih Eijkman Diserahkan ke Bio Farma Bulan Mei

Selasa, 13 April 2021 - 11:22 WIB
Baca juga: Kejar Kemandirian, Vaksin Merah Putih Diproduksi Awal 2022

Namun, saat ini yang menjadi fokus utama yakni pembuatan Vaksin Merah Putih dengan pengembangan ekskresi yeast. Sementara untuk ekskresi mamalia, Bambang mengatakan bahwa Biofarma belum siap. "Untuk yang mamalia, ekskresi mamalia sebenarnya sudah siap, tetapi Biofarma-nya yang belum siap untuk menangani ekskresi mamalia. Kemudian kami fokus kepada ekskresi yeast," paparnya.

Satu lagi yang paling cepat dalam pengembangan Vaksin Merah Putih adalah Universitas Airlangga. "Satu lagi yang juga terkenal cepat itu adalah dengan Universitas Airlangga yang menggunakan inactivated virus. Dan sudah mendapat Mitra industri yaitu PT Biotis."

Baca juga: Eijkman: Pembuatan Vaksin Merah Putih Tidak Terganggu Setelah B117 Terdeteksi di Indonesia

PT Biotis, lanjut Bambang, menurut info yang pihaknya terima sedang mengurus izin CPOB-nya dengan BPOM. "Dan tentunya kita juga harapkan dukungan agar kita punya industri pengembangan vaksin di luar Biofarma ya," ungkap Bambang.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!