Demokrat AHY Tuding Gerombolan Moeldoko Gelar KLB Ilegal Lintas Partai
Selasa, 30 Maret 2021 - 11:22 WIB
"Yang melaksanakan KLB ilegal pun tidak sesuai dengan ketentuan di UU Parpol. Bukan DPP Partai Demokrat yang sah dan tidak ada surat mandat dari DPP Partai Demokrat yang sah."
"Lalu, pesertanya pun bukan pemilik suara. Banyak yang hadir sudah lama tidak aktif di Partai Demokrat. Bahkan, tidak sedikit yang berasal dari partai lain. Makanya ada yang menyebut ini KLB ilegal lintas partai," sambung Zaky.
Karenanya, Zaky menyebut para begal politik yang tergabung dalam gerombolan Moeldoko ini, gagal penuhi syarat-syarat untuk buat KLB yang sah. Sehingga, terus menebar kebohongan buat menutupi kegagalan total mereka. Maklum, katanya, satu kebohongan mereka kan perlu ditutupi dengan seribu kebohongan lainnya. Baca juga: AHY Sebut Moeldoko Harus Akui Telah Tertipu Para Makelar Politik
"Saran kami kepada gerombolan Moeldoko, lebih baik miskin harta tapi punya harga diri, daripada kaya raya tapi berkhianat. Sekali pengkhianat, sekali tukang bohong, selamanya akan dicap pengkhianat, tukang bohong, oleh publik, oleh tetangga, oleh keluarga besarnya," tandasnya.
"Lalu, pesertanya pun bukan pemilik suara. Banyak yang hadir sudah lama tidak aktif di Partai Demokrat. Bahkan, tidak sedikit yang berasal dari partai lain. Makanya ada yang menyebut ini KLB ilegal lintas partai," sambung Zaky.
Karenanya, Zaky menyebut para begal politik yang tergabung dalam gerombolan Moeldoko ini, gagal penuhi syarat-syarat untuk buat KLB yang sah. Sehingga, terus menebar kebohongan buat menutupi kegagalan total mereka. Maklum, katanya, satu kebohongan mereka kan perlu ditutupi dengan seribu kebohongan lainnya. Baca juga: AHY Sebut Moeldoko Harus Akui Telah Tertipu Para Makelar Politik
"Saran kami kepada gerombolan Moeldoko, lebih baik miskin harta tapi punya harga diri, daripada kaya raya tapi berkhianat. Sekali pengkhianat, sekali tukang bohong, selamanya akan dicap pengkhianat, tukang bohong, oleh publik, oleh tetangga, oleh keluarga besarnya," tandasnya.
(kri)
Lihat Juga :