1.758 WNI dan WNA Terdeteksi Positif COVID-19 Masuk Indonesia Sepanjang 2021

Jum'at, 19 Maret 2021 - 15:37 WIB
“Sehingga keberhasilan PPKM mikro diikuti dengan ketelitian petugas kita yang melakukan program perkarantinaan ini berjalan dengan sangat baik,” kata Doni.

Doni mengatakan mereka yang datang negatif itu dipisahkan dengan yang positif. Dan yang positif langsung masuk isolasi. Sementara yang negatif masuk kawasan karantina baik di hotel maupun di Wisma Pademangan. “Setelah 5 hari melakukan karantina dilakukan swab kedua, ada yang positif dan negatif. Kalau kita ada 547 orang yang ternyata setelah di swab kedua ternyata positif,” kata Doni.

Dia menjelaskan sejumlah pihak mengklaim bahwa tracing ini dianggap sebagai pemborosan. “Beberapa pihak juga menyampaikan ini terjadi pemborosan. Saya sudah mau menjelaskan bahwa memilih mana membiayai untuk terjadinya swab PCR dengan mereka yang terpapar Covid kita bebaskan pulang ke kampung halaman berapa banyak orang yang akan tertular.” Baca juga: PKS: Jangan Jadikan Vaksinasi Covid Dasar untuk Buka Kembali Sekolah



Namun upaya ini, kata Doni, sudah diperhitungkan untuk rugi dan baik buruknya karena menyangkut masalah kesehatan masyarakat. “Inilah semuanya kita perhitungkan untung ruginya baik buruknya sehingga menyangkut masalah penanganan kesehatan ini harus betul-betul teliti dengan semua pertimbangan yang matang,” tegasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!