Di Acara Doa Bersama, AHY Sindir Moeldoko Klaim Jadi Ketum Demokrat
Jum'at, 12 Maret 2021 - 19:58 WIB
"Karena ada juga yang mengklaim sebagai Ketum Partai Demokrat, tadi untung sekali tidak salah tempat, tidak salah, tempat yang sah di sini pak, ada Menteng yang satu lagi tapi tidak sah sebetulnya," canda AHY yang kembali disambut tawa.
Oleh karena itu, sambung putra sulung SBY ini, dirinya atas nama keluarga besar Partai Demokrat juga memohon doa dari segenap masyarakat Indonesia yang diharapkan akan terus memperkuat semangat Demokrat seperti hadirnya para tokoh pemuka agama ini.
"Karena insya Allah doanya baik-baik semua dan harapannya besar untuk kita semua untuk Partai Demokrat," ucapnya diamini pengurus dan kader Demokrat. Baca juga: Kembali Hadirkan Testimoni Peserta KLB, Kubu AHY Sebut Kubu Moeldoko seperti Kaset Kusut
"Bahwa kami baik-baik berjuang untuk menjaga kedaulatan dan kehormatan partai kami, sekaligus berikhtiar untuk menjaga terus memperjuangkan demokrasi, kebenaran dan keadilan di negeri ini. Tiga hal tadi makin langka, tapi kalau tidak ada yang berani meneguhkan demokrasi, kebenaran dan keadilan kita mungkin memiliki masa depan yang suram," tegas AHY.
Oleh karena itu, sambung putra sulung SBY ini, dirinya atas nama keluarga besar Partai Demokrat juga memohon doa dari segenap masyarakat Indonesia yang diharapkan akan terus memperkuat semangat Demokrat seperti hadirnya para tokoh pemuka agama ini.
"Karena insya Allah doanya baik-baik semua dan harapannya besar untuk kita semua untuk Partai Demokrat," ucapnya diamini pengurus dan kader Demokrat. Baca juga: Kembali Hadirkan Testimoni Peserta KLB, Kubu AHY Sebut Kubu Moeldoko seperti Kaset Kusut
"Bahwa kami baik-baik berjuang untuk menjaga kedaulatan dan kehormatan partai kami, sekaligus berikhtiar untuk menjaga terus memperjuangkan demokrasi, kebenaran dan keadilan di negeri ini. Tiga hal tadi makin langka, tapi kalau tidak ada yang berani meneguhkan demokrasi, kebenaran dan keadilan kita mungkin memiliki masa depan yang suram," tegas AHY.
(kri)
Lihat Juga :