Hot Topic Pagi Radio MNC Trijaya: Kenali Lebih Dekat Peran Konsil Kedokteran Indonesia
Rabu, 03 Maret 2021 - 18:36 WIB
KKI melindungi masyarakat, pasien, dokter dan dokter gigi dalam pelayanan kesehatan. Konsil Kedokteran Indonesia diatur dalam UU Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. Foto/MNC Trijaya
JAKARTA - Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) melindungi masyarakat, pasien, dokter dan dokter gigi dalam pelayanan kesehatan. Konsil Kedokteran Indonesia diatur dalam Undang-undang Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran.
Dalam Pasal 1 dijelaskan, KKI adalah suatu badan otonom, mandiri, nonstruktural, dan bersifat independen, yang terdiri atas Konsil Kedokteran dan Konsil Kedokteran Gigi yang bertanggung jawab kepada presiden. Baca juga: Radya, Mahasiswa Kedokteran UMM Bagikan Kiat Menang Kompetisi
KKI bertujuan utama melindungi kesehatan masyarakat dengan berbagai kebijakan dan peraturan, agar dokter dan dokter gigi yang berpraktik benar-benar berkompeten dan fit. Di Indonesia, KKI baru mulai terbentuk pada tahun 2005.
Di beberapa negara sudah ada Konsil Kedokteran seperti di Hong kong, Malaysia, Singapura, New Zealand, Inggris dan Kanada. Hal yang menarik adalah anggota Konsil Kedokteran selalu kombinasi antara dokter gigi, dokter, dan ada anggota dari masyarakat yang bukan dokter ataupun dokter gigi.
Wakil Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Prof Intan Ahmad mengatakan fungsi KKI adalah memberikan pengaturan, pengesahan, penetapan dan pembinaan atau 4P. Menurutnya, semua berhubungan dengan praktik kedokteran. Ketika mulai mengesahkan standar kurikulum untuk profesi kedokteran dan kedokteran gigi maka akan disahkan oleh KKI.
"Jadi dimulai dari mahasiswa kedokteran itu tingkat satu sampai lulus jadi dokter ada keterlibatan dari Konsil Kedokteran Indonesia melalui berbagai peraturan-peraturan dikeluarkannya regulasi," ujar Intan Ahmad dalam Diskusi Trijaya Hot Topic Pagi di Radio MNC Trijaya FM, Jakarta (3/3/2021).
Dalam Pasal 1 dijelaskan, KKI adalah suatu badan otonom, mandiri, nonstruktural, dan bersifat independen, yang terdiri atas Konsil Kedokteran dan Konsil Kedokteran Gigi yang bertanggung jawab kepada presiden. Baca juga: Radya, Mahasiswa Kedokteran UMM Bagikan Kiat Menang Kompetisi
KKI bertujuan utama melindungi kesehatan masyarakat dengan berbagai kebijakan dan peraturan, agar dokter dan dokter gigi yang berpraktik benar-benar berkompeten dan fit. Di Indonesia, KKI baru mulai terbentuk pada tahun 2005.
Di beberapa negara sudah ada Konsil Kedokteran seperti di Hong kong, Malaysia, Singapura, New Zealand, Inggris dan Kanada. Hal yang menarik adalah anggota Konsil Kedokteran selalu kombinasi antara dokter gigi, dokter, dan ada anggota dari masyarakat yang bukan dokter ataupun dokter gigi.
Wakil Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Prof Intan Ahmad mengatakan fungsi KKI adalah memberikan pengaturan, pengesahan, penetapan dan pembinaan atau 4P. Menurutnya, semua berhubungan dengan praktik kedokteran. Ketika mulai mengesahkan standar kurikulum untuk profesi kedokteran dan kedokteran gigi maka akan disahkan oleh KKI.
"Jadi dimulai dari mahasiswa kedokteran itu tingkat satu sampai lulus jadi dokter ada keterlibatan dari Konsil Kedokteran Indonesia melalui berbagai peraturan-peraturan dikeluarkannya regulasi," ujar Intan Ahmad dalam Diskusi Trijaya Hot Topic Pagi di Radio MNC Trijaya FM, Jakarta (3/3/2021).
Lihat Juga :