Demokrat: Darmizal Cs Sering Tebar Pepesan Kosong untuk Kepentingan Pribadi
Rabu, 03 Maret 2021 - 12:40 WIB
Elite Partai Demokrat menganggap Darmizal Cs kerap menebarkan informasi invalid untuk kepentingan pribadi. Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - Langkah sejumlah kader dan petinggi yang telah dipecat terus ditanggapi sinis elite Partai Demokrat .Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai DemokratHerzaky Mahendra Putra menganggap para pelaku Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) makin menampakkan wajah aslimereka.
"Senangnya menebar kabar bohong terkait Partai Demokrat dan kepemimpinan Mas AHY . Makin sering pula menebar pepesan kosong," ujarnya saat dihubungi, Rabu (3/3/2021).
(Baca:Darmizal Sebut Dukungan KLB Demokrat Datang dari Sabang Sampai Merauke)
Herzaky menegaskan, Partai Demokrat saat ini posisinya sedang menanjak sejak dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhouono (AHY). Ada perubahan besar di partainya. Kader-kader juga dikatakan makin semangat melakukan kerja-kerja nyata secara swadaya, membantu rakyat yang sedang kesulitan terdampak pandemi dan bencana.
"Elektabilitas Partai Demokrat sedang dalam tren naik drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sejak Oktober 2020 sampai dengan survei akhir-akhir ini. Pilkada kita menang besar, mendekati 50 persen, meskipun kita di luar pemerintahan," beber dia.
Makanya kemudian, kata Herzaky, ada oknum kekuasaan yang 'ngiler' dengan Partai Demokrat, dan melakukan Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) secara paksa bersama beberapa mantan kader yang sudah dipecat.
"Senangnya menebar kabar bohong terkait Partai Demokrat dan kepemimpinan Mas AHY . Makin sering pula menebar pepesan kosong," ujarnya saat dihubungi, Rabu (3/3/2021).
(Baca:Darmizal Sebut Dukungan KLB Demokrat Datang dari Sabang Sampai Merauke)
Herzaky menegaskan, Partai Demokrat saat ini posisinya sedang menanjak sejak dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhouono (AHY). Ada perubahan besar di partainya. Kader-kader juga dikatakan makin semangat melakukan kerja-kerja nyata secara swadaya, membantu rakyat yang sedang kesulitan terdampak pandemi dan bencana.
"Elektabilitas Partai Demokrat sedang dalam tren naik drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sejak Oktober 2020 sampai dengan survei akhir-akhir ini. Pilkada kita menang besar, mendekati 50 persen, meskipun kita di luar pemerintahan," beber dia.
Makanya kemudian, kata Herzaky, ada oknum kekuasaan yang 'ngiler' dengan Partai Demokrat, dan melakukan Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) secara paksa bersama beberapa mantan kader yang sudah dipecat.
Lihat Juga :