Bak Duel Hidup Mati, Ini Dua Jalan Pahit Cikeas Hadapi Desakan KLB
Rabu, 03 Maret 2021 - 08:44 WIB
Dedi mengaku tidak yakin bahwa KLB yang digelar secara prematur, tanpa restu Majelis Tinggi Partai akan berhasil. Paling jauh, menurutnya, dampak dari isu KLB ini beresiko melahirkan partai baru.
"Jika itu terjadi maka Demokrat yang di dalamnya ada SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) yang tetap akan dominan," kata alumnus Universitas Telkom Bandung ini.
(Baca: Angkatan Muda Demokrat Sebut SBY Tak Punya Kewenangan Tolak KLB)
Menurut Dedi, dalam situasi yang tidak biasa, Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) perlu melakukan dua langkah pilihan. Keduanya mungkin saja dianggap pahit karena menyangkut eksistensi 'Cikeas' yang terganggu.
"Pertama, dibukanya ruang dialog untuk mengakomodasi berbagai kepentingan. Kedua, Demokrat tetap konsisten dengan terus lakukan perlawanan kepada kelompok KLB," tandasnya.
"Jika itu terjadi maka Demokrat yang di dalamnya ada SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) yang tetap akan dominan," kata alumnus Universitas Telkom Bandung ini.
(Baca: Angkatan Muda Demokrat Sebut SBY Tak Punya Kewenangan Tolak KLB)
Menurut Dedi, dalam situasi yang tidak biasa, Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) perlu melakukan dua langkah pilihan. Keduanya mungkin saja dianggap pahit karena menyangkut eksistensi 'Cikeas' yang terganggu.
"Pertama, dibukanya ruang dialog untuk mengakomodasi berbagai kepentingan. Kedua, Demokrat tetap konsisten dengan terus lakukan perlawanan kepada kelompok KLB," tandasnya.
(muh)
Lihat Juga :