Bak Duel Hidup Mati, Ini Dua Jalan Pahit Cikeas Hadapi Desakan KLB

Rabu, 03 Maret 2021 - 08:44 WIB
loading...
Bak Duel Hidup Mati,...
AHY harus membuka ruang dialog atau melanjutkan perlawanan terhadap kelompok pendukung KLB. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Desakan penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat oleh sejumlah mantan kader dan petinggi partai terus makin menggema. Mereka mengklaim bahwa KLB tinggal menunggu pelaksanaan saja.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami partai berlambang bintang mercy tersebut. Di saat partai politik perlu menyiapkan strategi politik jelang pemilu 2024, Demokrat justru dirundung konflik internal.

(Baca: KLB Terus Berembus, Partai Demokrat di Ambang Dualisme Kepengurusan)

"Jika perpecahan terjadi, tentu Demokrat akan mengalami masa sulit. Selain berkurangnya kekuatan konsolidatif, juga berimbas pada penggembosan suara di Pemilu 2024," ujarnya saat dihubungi, Rabu (3/3/2021).

Dedi mengaku tidak yakin bahwa KLB yang digelar secara prematur, tanpa restu Majelis Tinggi Partai akan berhasil. Paling jauh, menurutnya, dampak dari isu KLB ini beresiko melahirkan partai baru.

"Jika itu terjadi maka Demokrat yang di dalamnya ada SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) yang tetap akan dominan," kata alumnus Universitas Telkom Bandung ini.

(Baca: Angkatan Muda Demokrat Sebut SBY Tak Punya Kewenangan Tolak KLB)

Menurut Dedi, dalam situasi yang tidak biasa, Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) perlu melakukan dua langkah pilihan. Keduanya mungkin saja dianggap pahit karena menyangkut eksistensi 'Cikeas' yang terganggu.

"Pertama, dibukanya ruang dialog untuk mengakomodasi berbagai kepentingan. Kedua, Demokrat tetap konsisten dengan terus lakukan perlawanan kepada kelompok KLB," tandasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Kongres Luar Biasa KOWANI...
Kongres Luar Biasa KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
KOWANI Gelar KLB, Upaya...
KOWANI Gelar KLB, Upaya Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Rekomendasi
Aturan Baru FIFA Makan...
Aturan Baru FIFA Makan Korban Pertama: Almiron Dikartu Merah Gara-Gara Tutup Mulut
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Berita Terkini
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Infografis
Keras! 5 Negara Ini...
Keras! 5 Negara Ini Terapkan Hukuman Mati untuk Koruptor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved