KLB Terus Berembus, Partai Demokrat di Ambang Dualisme Kepengurusan

Rabu, 03 Maret 2021 - 07:01 WIB
Analis politik UIN Jakarta itu memperkirakan konflik internal Partai Demokrat bakal berlangsung panjang hingga 2024 karena menyangkut suksesi kepemimpinan. Dia menilai, alih-alih meredakan gerakan ”kudeta” pemecatan kader justru membuat konflik internal Partai Demokrat semakin meruncing.

Kata Fadhli, hal ini tampak dalam panggung permukaan ketika tokoh-tokoh partai berlambang bintang mercy mulai bersuara. Sebagian menjadi inisiator KLB seperti HM Darmizal dan Hencky Luntungan yang mengklaim sebagai pendiri partai.

(Baca: Ridwan Kamil di Pusaran Polemik, Demokrat Jabar: Mereka Semakin Kerasukan)

Untuk itu, sambung Fadhli, Pengurus Partai Demokrat di bawah kepemimpinan AHY dan 'Back up' Majelis Tinggi Partai, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) harus pandai-pandai memainkan drama politik yang terus berkembang.

"Konflik (Partai Demokrat) ini saya pikir akan terus dipelihara. Siapa yang menang dan berhak atas Demokrat tergantung penguasa, dan keberpihakan masing-masing kubu," ujarnya. (Rakhmatulloh)
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!