Perbaiki Tata Kelola, Forum Guru Nilai Program PPPK Tepat
Selasa, 02 Maret 2021 - 16:31 WIB
Rekrutmen guru melalui skema PPPK oleh Kemendikbud sudah tepat. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Rekrutmen guru melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mulai memasuki fase baru. Rencananya, Rabu 3 Maret 2021, besok Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bakal meluncurkan materi pembelajaran daring bagi guru-guru honorer K2 dan non-kategori. Keberadaan skema PPPK ini pun mendulang dukungan dari berbagai forum guru nasional.
Sekretaris Forum Guru Independen Indonesia (FGII) Dewan Pimpinan Cabang Jakarta Barat, Esther Layas Sinuraya, menilai inisiatif ini menjadi kesempatan baik untuk meningkatkan kualitas guru secara nasional. Kemendikbud pun terus didorong menyempurnakan program PPPK sebagai upaya tepat memperbaiki tata kelola guru yang belum optimal. Menurut Esther, program PPPK merupakan wujud keberpihakan pemerintah sekaligus terobosan pembenahan dan tata kelola Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya guru honorer yang selama ini belum sistematis. Baca juga: Tahun Ini PPPK Lebih Banyak Direkrut Dibanding CPNS, Ini Rinciannya
Selama ini, tata kelola guru honorer, khususnya di sekolah negeri terkesan terabaikan dan tercerai berai. Sebagian dikelola pemerintah daerah (honor daerah) dan lebih banyak lagi hanya dikelola internal sekolah (honor murni). “Hal ini tentu berdampak pada kualitas profesionalitas guru honorer dan kualitas kesejahteraan guru yang timpang antara daerah satu dengan lainnya,” ujar Esther di Jakarta, Selasa (2/3/2021). Baca juga: Disimak ya, Ini Dia Formasi Terbaru Lowongan CPNS & PPPK 2021
Tata kelola ASN yang terpusat diharapkan mampu meminimalisir segala ketimpangan tersebut. Esther meminta penyelenggaraan PPPK terus dikembangkan dengan masukan dari semua pemangku kepentingan agar tujuan mulianya dapat tercapai secara utuh. “Saya rasa semua orang menunggu kejelasannya apakah memang benar statusnya akan sama dengan PNS?,” ungkapnya.
Sekretaris Forum Guru Independen Indonesia (FGII) Dewan Pimpinan Cabang Jakarta Barat, Esther Layas Sinuraya, menilai inisiatif ini menjadi kesempatan baik untuk meningkatkan kualitas guru secara nasional. Kemendikbud pun terus didorong menyempurnakan program PPPK sebagai upaya tepat memperbaiki tata kelola guru yang belum optimal. Menurut Esther, program PPPK merupakan wujud keberpihakan pemerintah sekaligus terobosan pembenahan dan tata kelola Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya guru honorer yang selama ini belum sistematis. Baca juga: Tahun Ini PPPK Lebih Banyak Direkrut Dibanding CPNS, Ini Rinciannya
Selama ini, tata kelola guru honorer, khususnya di sekolah negeri terkesan terabaikan dan tercerai berai. Sebagian dikelola pemerintah daerah (honor daerah) dan lebih banyak lagi hanya dikelola internal sekolah (honor murni). “Hal ini tentu berdampak pada kualitas profesionalitas guru honorer dan kualitas kesejahteraan guru yang timpang antara daerah satu dengan lainnya,” ujar Esther di Jakarta, Selasa (2/3/2021). Baca juga: Disimak ya, Ini Dia Formasi Terbaru Lowongan CPNS & PPPK 2021
Tata kelola ASN yang terpusat diharapkan mampu meminimalisir segala ketimpangan tersebut. Esther meminta penyelenggaraan PPPK terus dikembangkan dengan masukan dari semua pemangku kepentingan agar tujuan mulianya dapat tercapai secara utuh. “Saya rasa semua orang menunggu kejelasannya apakah memang benar statusnya akan sama dengan PNS?,” ungkapnya.
Lihat Juga :