Pemerintah Jangan Anggap Remeh Soal Temuan 41% Masyarakat Tak Bersedia Divaksin
Senin, 22 Februari 2021 - 11:27 WIB
Anggota Komisi IX DPR, Saleh Pertaonan Daulay menyatakan temuan lembaga survei Indikator Politik yang menyebutkan sebaganyak 41% masyarakat tak bersedia divaksin dianggap temuan yang serius. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR , Saleh Pertaonan Daulay menyatakan temuan lembaga survei Indikator Politik yang menyebutkan sebaganyak 41% masyarakat tak bersedia divaksin dianggap temuan yang serius.
"Ternyata ada banyak masyarakat tidak mau divaksin. Jumlahnya mencapai 41 persen. Karena itu, temuan ini tidak boleh dianggap remeh. Pemerintah harus bekerja keras untuk meyakinkan masyarakat agar ikut vaksinasi," ujar Saleh kepada wartawan, Senin (22/2/2021). Baca juga: Akui Sosialisasi Vaksinasi Kurang, Jokowi Tak Mau Tonjolkan Sanksi
"Survei tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah. Pemerintah harus melakukan sosialisasi vaksinasi COVID-19 secara luas dan masif kepada masyarakat," imbuh Politikus PAN itu.
Saleh menganggap dengan temuan itu mengindikasikan bahwa kampanye pemerintah soal program vaksinasi masih belum sepenuhnya tersosialisasikan dengan baik dan belum sepenuhnya dipahami dengan baik. "Makanya, mereka tadi takut nggak mau divaksin. Sosialisasi penting sekali agar semua masyarakat ini paham," ucapnya.
"Ternyata ada banyak masyarakat tidak mau divaksin. Jumlahnya mencapai 41 persen. Karena itu, temuan ini tidak boleh dianggap remeh. Pemerintah harus bekerja keras untuk meyakinkan masyarakat agar ikut vaksinasi," ujar Saleh kepada wartawan, Senin (22/2/2021). Baca juga: Akui Sosialisasi Vaksinasi Kurang, Jokowi Tak Mau Tonjolkan Sanksi
"Survei tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah. Pemerintah harus melakukan sosialisasi vaksinasi COVID-19 secara luas dan masif kepada masyarakat," imbuh Politikus PAN itu.
Saleh menganggap dengan temuan itu mengindikasikan bahwa kampanye pemerintah soal program vaksinasi masih belum sepenuhnya tersosialisasikan dengan baik dan belum sepenuhnya dipahami dengan baik. "Makanya, mereka tadi takut nggak mau divaksin. Sosialisasi penting sekali agar semua masyarakat ini paham," ucapnya.
Lihat Juga :