KSAU: Kualitas SDM Kunci Wujudkan TNI AU yang Disegani di Kawasan
Kamis, 18 Februari 2021 - 14:08 WIB
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menekankan pentingnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas untuk mewujudkan TNI AU sebagai Angkatan Udara yang disegani di kawasan. Foto/Dispenau
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menekankan pentingnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas untuk mewujudkan TNI AU sebagai Angkatan Udara yang disegani di kawasan. Sebab, sebagai organisasi yang mengakuisisi alutsista berteknologi tinggi, TNI AU membutuhkan SDM yang profesional.
”Tugas TNI AU ke depan akan semakin berat dan penuh tantangan, menyikapi berbagai dinamika tersebut dan mengantisipasi segala worst case scenario yang mungkin terjadi, saya memandang bahwa kuncinya berada pada ketersediaan SDM yang berkualitas,” ujar Fadjar saat pembukaan Rapat Pimpinan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (Rapim TNI AU) Tahun 2021, di Gedung I.G. Dewanto Denma Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (18/2/2021). Baca juga: Panglima TNI Tinjau Fasilitas Baru Sukhoi dan ACMI di Lanud Iswahjudi
Dalam Rapim TNI AU yang mengusung tema "TNI Angkatan Udara Berjiwa Kesatria, Militan, Loyal, dan Profesional Siap Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional" ini, Fadjar mengajak seluruh peserta Rapim TNI AU dari level tertinggi hingga satuan kerja terkecil, memiliki kesamaan cara pandang dalam memajukan TNI AU dan memajukan SDM-nya. ”Manfaatkan forum ini dengan sebaik-baiknya, sehingga tugas-tugas TNI AU dapat terwujud secara optimal," tegasnya. Baca juga: KSAU: Pendidikan Fondasi Esensial dalam Mencetak SDM di Era Disruptif
Dalam kesempatan itu, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dalam pembekalannya mengatakan, Presiden Jokowi memberikan penekanan khusus kepada TNI untuk membantu penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional berupa membantu menegakkan 3M, penegakkan disiplin protokol kesehatan di provinsi prioritas yang melaksanakan PPKM skala mikro. Selanjutnya pelaksanaan 3T melalui pengerahan tenaga tracing, vaksinator, serta tenaga kesehatan dan rumah sakit yang dimiliki oleh TNI. "Langkah 3M dan 3T menjadi andalan seluruh negara di dunia untuk menekan pandemi, selain pelaksanaan vaksinasi nasional yang massif," katanya.
”Tugas TNI AU ke depan akan semakin berat dan penuh tantangan, menyikapi berbagai dinamika tersebut dan mengantisipasi segala worst case scenario yang mungkin terjadi, saya memandang bahwa kuncinya berada pada ketersediaan SDM yang berkualitas,” ujar Fadjar saat pembukaan Rapat Pimpinan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (Rapim TNI AU) Tahun 2021, di Gedung I.G. Dewanto Denma Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (18/2/2021). Baca juga: Panglima TNI Tinjau Fasilitas Baru Sukhoi dan ACMI di Lanud Iswahjudi
Dalam Rapim TNI AU yang mengusung tema "TNI Angkatan Udara Berjiwa Kesatria, Militan, Loyal, dan Profesional Siap Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional" ini, Fadjar mengajak seluruh peserta Rapim TNI AU dari level tertinggi hingga satuan kerja terkecil, memiliki kesamaan cara pandang dalam memajukan TNI AU dan memajukan SDM-nya. ”Manfaatkan forum ini dengan sebaik-baiknya, sehingga tugas-tugas TNI AU dapat terwujud secara optimal," tegasnya. Baca juga: KSAU: Pendidikan Fondasi Esensial dalam Mencetak SDM di Era Disruptif
Dalam kesempatan itu, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dalam pembekalannya mengatakan, Presiden Jokowi memberikan penekanan khusus kepada TNI untuk membantu penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional berupa membantu menegakkan 3M, penegakkan disiplin protokol kesehatan di provinsi prioritas yang melaksanakan PPKM skala mikro. Selanjutnya pelaksanaan 3T melalui pengerahan tenaga tracing, vaksinator, serta tenaga kesehatan dan rumah sakit yang dimiliki oleh TNI. "Langkah 3M dan 3T menjadi andalan seluruh negara di dunia untuk menekan pandemi, selain pelaksanaan vaksinasi nasional yang massif," katanya.
Lihat Juga :