Jika UU Pemilu Tak Direvisi, PKS Sebut Penguasa Diuntungkan

Sabtu, 13 Februari 2021 - 21:27 WIB
(Baca juga: Parpol Koalisi Kompak Tolak Revisi UU Pemilu Karena Ingin Jaga Wibawa Jokowi)

Menurutnya, penolakan atas revisi UU Pemilu terlihat aneh apalagi draftnya sendiri telah masuk Prolegnas prioritas 2021. Atas dasar itulah dia menyebut, akan ada pihak yang paling diuntungkan jika UU Pemilu tetap berjalan tanpa revisi.

"Pemilu (Pilkada) 2022, 2023, nggak ada pemilu, apa yang terjadi? berarti akan terjadi Plt yang begitu banyak, siapa dia?. UU Pemilu itu intinya penguasa yang diuntungkan. Tetapi menurut saya, ini masih panjang perjalanannya. PKS akan tetap kekeh, untuk menyatakan UU Pemilu tidak akan terjadi," tegasnya.

Salah satu isu penting dalam revisi UU Pemilu adalah normalisasi Pilkada 2022 dan 2023. Beredar kabar penolakan Parpol koalisi terhadap revisi UU Pemilu terjadi atas permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun isu tersebut dibantah Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman.

"Perdebatan tersebut ada di DPR, pemerintah tidak terlibat. Pemerintah fokus menangani pandemi Covid-19, memulihkan ekonomi rakyat," ujar Fadjroel saat dihubungi MNC Portal sebelumnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!