Rafsanjani dan Gagasan Bersama Menggerakkan Indonesia
Kamis, 11 Februari 2021 - 18:00 WIB
Adapun bentuknya beragam, mulai dari platform diskusi sebagai sarana tukar pikiran, tulisan atas opininya soal berbagai permasalahan sosial, sampai aksi turun ke jalan. Hal ini yang menjadikannya sebagai sosok pemuda luar biasa, sebab produktivitas karyanya menjadi inspirasi bagi tiap-tiap kerabat dan bagi setiap individu yang mengenalnya.
Tidak heran jika Rafsan kerap dipercaya menjadi pimpinan di berbagai organisasi, seperti padepokan diskusi tertua di Ciputat, NGO, organisasi internal universitas, organisasi ekternal kemahasiswaan, sampai organisasi kepemudaan taraf nasional. Limbangan, Garut, yang menjadi tempat berkembang Rafsan sebelum terjun ke dunia metropolitan juga berhasil membentuk pribadinya menjadi sosok yang sesak oleh nilai-nilai kesederhanaan dan keikhlasan.
Tentu cara pandang ini sedikit banyak mempengaruhi dirinya yang selalu melihat segala sesuatu berdasarkan realitas. Seperti dalam beberapa kesempatan, ia selalu mengatakan bahwa sebagai seorang manusia yang merdeka kita harus jujur untuk senantiasa berkata salah pada setiap hal yang tidak benar.
Hal ini juga turut membentuk Rafsan menjadi pribadi yang begitu kritis dalam melihat segala fenomena. Dia lebih dikenal dengan sebutan Ketum Rafsan, karena mantan Ketua PC PMII Ciputat masa khidmah 2015-2016.
Namun, dunia organisatorisnya tidak dituai hanya dari momentum Konferensi PMII Cabang Ciputat tahun 2015 di mana dirinya berhasil terpilih menjadi Ketua PC PMII Ciputat. Latar belakang dunia organisasi Rafsan dimulai saat dirinya diamanahkan menjadi Presidium II Forum Mahasiswa Ciputat (Formaci) tahun khidmah 2012-2014. Baca juga: Tembak Terduga Teroris di Sulsel, PB PMII Apresiasi Polisi
Dunia organisasi yang dibalut dengan selimut intelektual ini menjadi satu pakem pembentuk pribadi Rafsanjani. Hal ini juga yang membuat Rafsan berinisiasi untuk membuat salah satu platform pers mahasiswa di FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bernama Bulletin FISIPNews pada saat dirinya menjadi Ketua Biro pengembangan SDM BEM FISIP UIN Syarif Hidayatullah tahun khidmah 2013-2014.
Seorang mahasiswa jurusan ilmu politik tahun angkatan 2010 itu mengawali karir organisasinya di PMII sebagai Ketua Bidang Kaderisasi PK PMII FISIP Cabang Ciputat dengan membuat terobosan berupa kepala bidang pertama yang berhasil melaksanakan Pelatihan Kader Dasar (PKD) di PK PMII FISIP sekaligus mampu meningkatkan jumlah anggota sebanyak 120 mahasiswa dalam satu kali jenjang masa penerimaan anggota baru.
Karir organisasinya yang semakin meningkat berhasil membawa dirinya menjadi Ketua Badan Pemenangan Pemilu PMII Cabang Ciputat pada tahun 2014 dengan raihan 4 kemenangan dari 5 total target pemenangan Dewan Mahasiswa. Atas perjuangan itu, dirinya berhasil diamanahkan menjadi Ketua PC PMII Ciputat pada tahun setelahnya.
Tidak heran jika Rafsan kerap dipercaya menjadi pimpinan di berbagai organisasi, seperti padepokan diskusi tertua di Ciputat, NGO, organisasi internal universitas, organisasi ekternal kemahasiswaan, sampai organisasi kepemudaan taraf nasional. Limbangan, Garut, yang menjadi tempat berkembang Rafsan sebelum terjun ke dunia metropolitan juga berhasil membentuk pribadinya menjadi sosok yang sesak oleh nilai-nilai kesederhanaan dan keikhlasan.
Tentu cara pandang ini sedikit banyak mempengaruhi dirinya yang selalu melihat segala sesuatu berdasarkan realitas. Seperti dalam beberapa kesempatan, ia selalu mengatakan bahwa sebagai seorang manusia yang merdeka kita harus jujur untuk senantiasa berkata salah pada setiap hal yang tidak benar.
Hal ini juga turut membentuk Rafsan menjadi pribadi yang begitu kritis dalam melihat segala fenomena. Dia lebih dikenal dengan sebutan Ketum Rafsan, karena mantan Ketua PC PMII Ciputat masa khidmah 2015-2016.
Namun, dunia organisatorisnya tidak dituai hanya dari momentum Konferensi PMII Cabang Ciputat tahun 2015 di mana dirinya berhasil terpilih menjadi Ketua PC PMII Ciputat. Latar belakang dunia organisasi Rafsan dimulai saat dirinya diamanahkan menjadi Presidium II Forum Mahasiswa Ciputat (Formaci) tahun khidmah 2012-2014. Baca juga: Tembak Terduga Teroris di Sulsel, PB PMII Apresiasi Polisi
Dunia organisasi yang dibalut dengan selimut intelektual ini menjadi satu pakem pembentuk pribadi Rafsanjani. Hal ini juga yang membuat Rafsan berinisiasi untuk membuat salah satu platform pers mahasiswa di FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bernama Bulletin FISIPNews pada saat dirinya menjadi Ketua Biro pengembangan SDM BEM FISIP UIN Syarif Hidayatullah tahun khidmah 2013-2014.
Seorang mahasiswa jurusan ilmu politik tahun angkatan 2010 itu mengawali karir organisasinya di PMII sebagai Ketua Bidang Kaderisasi PK PMII FISIP Cabang Ciputat dengan membuat terobosan berupa kepala bidang pertama yang berhasil melaksanakan Pelatihan Kader Dasar (PKD) di PK PMII FISIP sekaligus mampu meningkatkan jumlah anggota sebanyak 120 mahasiswa dalam satu kali jenjang masa penerimaan anggota baru.
Karir organisasinya yang semakin meningkat berhasil membawa dirinya menjadi Ketua Badan Pemenangan Pemilu PMII Cabang Ciputat pada tahun 2014 dengan raihan 4 kemenangan dari 5 total target pemenangan Dewan Mahasiswa. Atas perjuangan itu, dirinya berhasil diamanahkan menjadi Ketua PC PMII Ciputat pada tahun setelahnya.
Lihat Juga :