Isu Kudeta Bikin AHY, Moeldoko dan Demokrat Semakin Populer
Kamis, 11 Februari 2021 - 09:59 WIB
Setidaknya, sambung dia, ketiga nama itu semakin dikenal luas masyarakat. "Bagi Moeldoko yang belum sepopuler AHY, bisa mendapat manfaat secara politik (political benefits), minimal namanya semakin dikenali publik," tuturnya.
Namun demikian, Karyono menilai dalam pertarungan politik elektoral dengan sistem pemilihan langsung, seorang kandidat calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) tidak cukup hanya memiliki ketenaran. Baca juga: Partai Demokrat Dalami Keterlibatan Kader Lain dalam Kudeta AHY
Untuk memenangkan kompetisi sekurang-kurangnya harus memiliki setidaknya enam modal, yaitu popularitas (popularity), disukai (likeable), dapat diterima (acceptable), tingkat keterpilihan (electability), uang (money) dan dukungan partai.
"Karenanya, semua kandidat baik Moeldoko maupun AHY tidak cukup hanya bermodalkan popularitas tetapi harus memiliki enam modal seperti tersebut di atas," tuturnya.
Namun demikian, Karyono menilai dalam pertarungan politik elektoral dengan sistem pemilihan langsung, seorang kandidat calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) tidak cukup hanya memiliki ketenaran. Baca juga: Partai Demokrat Dalami Keterlibatan Kader Lain dalam Kudeta AHY
Untuk memenangkan kompetisi sekurang-kurangnya harus memiliki setidaknya enam modal, yaitu popularitas (popularity), disukai (likeable), dapat diterima (acceptable), tingkat keterpilihan (electability), uang (money) dan dukungan partai.
"Karenanya, semua kandidat baik Moeldoko maupun AHY tidak cukup hanya bermodalkan popularitas tetapi harus memiliki enam modal seperti tersebut di atas," tuturnya.
(dam)
Lihat Juga :