RUU Pemilu Berimbas ke Peluang 'Bang Jago' Ganjar, Anies dan Ridwan di 2024
Kamis, 11 Februari 2021 - 09:05 WIB
Kedua, kata Arman, hal sebaliknya tentu ada pertimbangan lain bisa saja partai yang menolak memiliki hitungan lain terkait aroma kepentingan penguasa akan penunjukan 'Plt' nantinya. Artinya hitung hitungannya mulai dikalkulasi ulang oleh pemerintah dan parpol koalisi, sehingga butuh waktu implikasinya RUU tersebut digantung dengan menurunkan dari daftar Prolegnas 2021.
"Tarik-menarik RUU tersebut berimbas juga pada kepentingan para "bang jago", misalnya Ganjar, Anies, Ridwan Kamil dan lainnya sebagai para jawara capres 2024 versi lembaga survei," kata Arman.
Lebih lanjut alumnus Kebijakan Publik UI ini mengatakan, meski tarik menarik wacana revisi UU Pemilu dibangun dengan sebuah sistem yang baik dalam tata kelola sosialisasi dan pemenangan, permainan politik Senayan terhadap RUU pemilu dan Pilkada tidak begitu signifikan atas kemenangan bakal calon.
Baca juga: Nasib RUU Pemilu Tunggu Surat Resmi Fraksi-Fraksi di DPR
"Walau tentu tidak dinafikan kalau pemilu disatukan, maka PDIP dan kepentingan penguasa yang paling diuntungkan," katanya.
"Tarik-menarik RUU tersebut berimbas juga pada kepentingan para "bang jago", misalnya Ganjar, Anies, Ridwan Kamil dan lainnya sebagai para jawara capres 2024 versi lembaga survei," kata Arman.
Lebih lanjut alumnus Kebijakan Publik UI ini mengatakan, meski tarik menarik wacana revisi UU Pemilu dibangun dengan sebuah sistem yang baik dalam tata kelola sosialisasi dan pemenangan, permainan politik Senayan terhadap RUU pemilu dan Pilkada tidak begitu signifikan atas kemenangan bakal calon.
Baca juga: Nasib RUU Pemilu Tunggu Surat Resmi Fraksi-Fraksi di DPR
"Walau tentu tidak dinafikan kalau pemilu disatukan, maka PDIP dan kepentingan penguasa yang paling diuntungkan," katanya.
(abd)
Lihat Juga :