Usulan Lockdown Weekend, Epidemiolog: Virus Corona Tidak Ikut Libur
Kamis, 04 Februari 2021 - 07:31 WIB
Menurut Dicky, lockdown atau PSBB (regulasi di Indonesia) akan efektif menekan penyebaran virus corona jika dilakukan selama sebulan. Hal itu berdasarkan masa inkubasi seseorang terjangkit virus SARS-CoV-2 itu.
"Durasi waktunya tak bisa dua hari, karena untuk lockdown atau PSBB ini harus setidaknya 1 kali masa inkubasi rata-rata paling singkat 1 minggu, 2 minggu monggo dipilih yang mana," ucap Dicky.
"Kalau bicara masa inkubasi jangan heran banyak lockdown efektif rata-rara 1 bulan, masa inkubasi terpanjang tercover di situ orang yang alami inkubasi panjang tidak tularkan lagi. Itu yang harus dipertimbangkan," kata Dicky.
Baca juga: Pemerintah Ingin PPKM Mikro, Warganet Sarankan Lockdown 2 Minggu
Selain itu, untuk mengefektifkan PPKM, Dicky mengutarakan soal penguatan 3T (Tracing, Testing, Treatment). Kemudian, adanya komitmen dalam memberlakukan PSBB yang sebagaimana tertuang dalam regulasi.
"Durasi waktunya tak bisa dua hari, karena untuk lockdown atau PSBB ini harus setidaknya 1 kali masa inkubasi rata-rata paling singkat 1 minggu, 2 minggu monggo dipilih yang mana," ucap Dicky.
"Kalau bicara masa inkubasi jangan heran banyak lockdown efektif rata-rara 1 bulan, masa inkubasi terpanjang tercover di situ orang yang alami inkubasi panjang tidak tularkan lagi. Itu yang harus dipertimbangkan," kata Dicky.
Baca juga: Pemerintah Ingin PPKM Mikro, Warganet Sarankan Lockdown 2 Minggu
Selain itu, untuk mengefektifkan PPKM, Dicky mengutarakan soal penguatan 3T (Tracing, Testing, Treatment). Kemudian, adanya komitmen dalam memberlakukan PSBB yang sebagaimana tertuang dalam regulasi.
Lihat Juga :