Abu Janda Diceramahi Gus Miftah di Depan Deddy Corbuzier
Senin, 01 Februari 2021 - 13:43 WIB
Gus Miftah pun kembali berharap Abu Janda lebih arif. "Anda jadi striker silakan, yang lebih arif, lebih woles. Bahasanya lebih tertata, karena kalau gini (twit soal Islam agama arogan) apa pun itu menimbulkan multitasir," kata Gus Miftah, dijawab Abu Janda dengan anggukan dan berkata 'Siap'.
Sebelumnya, Abu Janda menjelaskan bahwa dirinya sama sekali tidak berniat menghina agama Islam. Penjelasan tersebut terkait dengan cuitannya yang menyebut 'Islam Agama Arogan’ yang membuatnya dilaporkan ke polisi.
"Saya tidak pernah bilang 'Islam arogan'," kata Abu Janda dalam akun twitter pribadinya @permadiaktivis1, dikutip Senin (1/2/2021).
Baca juga: Abu Janda Dilaporkan ke Polisi, Munarman Bilang Begini
Lebih jauh dia menjelaskan, kata arogan dalam cuitannya itu ditujukan untuk pernyataan eks Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain. Menurutnya, kata Arogan bukan dimaksudkan untuk Islam keseluruhan, melainkan para pendatang saja.
"Saya bilang 'Islam pendatang dari Arab' yang arogan dan itu ditujukan ke Tengku Zul, yang saya maksud itu aliran Salafi Wahabi," tuturnya.
Dia pun menyebut bahwasanya cuitan tersebut telah dipotong dan disebarluaskan sehingga menjadi viral. Hal itu lah, kata dia, yang menyebabkan cuitannya seolah-olah menggeneralisir.
Sebelumnya, Abu Janda menjelaskan bahwa dirinya sama sekali tidak berniat menghina agama Islam. Penjelasan tersebut terkait dengan cuitannya yang menyebut 'Islam Agama Arogan’ yang membuatnya dilaporkan ke polisi.
"Saya tidak pernah bilang 'Islam arogan'," kata Abu Janda dalam akun twitter pribadinya @permadiaktivis1, dikutip Senin (1/2/2021).
Baca juga: Abu Janda Dilaporkan ke Polisi, Munarman Bilang Begini
Lebih jauh dia menjelaskan, kata arogan dalam cuitannya itu ditujukan untuk pernyataan eks Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain. Menurutnya, kata Arogan bukan dimaksudkan untuk Islam keseluruhan, melainkan para pendatang saja.
"Saya bilang 'Islam pendatang dari Arab' yang arogan dan itu ditujukan ke Tengku Zul, yang saya maksud itu aliran Salafi Wahabi," tuturnya.
Dia pun menyebut bahwasanya cuitan tersebut telah dipotong dan disebarluaskan sehingga menjadi viral. Hal itu lah, kata dia, yang menyebabkan cuitannya seolah-olah menggeneralisir.
Lihat Juga :