Doni Monardo Positif COVID-19, Epidemiolog Yakin Ada Celah yang Tak Disadari
Sabtu, 23 Januari 2021 - 12:01 WIB
Baca juga: Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo Positif COVID-19
Pandu menjelaskan konsep pertahanan ala Keju Swiss yang dibuatnya. Ada 10 lapis pertahanan dari pandemi COVID-19 yakni, jaga jarak dan tetap di rumah jika sakit; memakai masker; mencuci tangan, etika batuk dan bersin; menghindari kerumunan; tes dan pelacakan yang tepat dan akurat; ventilasi ruang terbuka dan filter udara; imbauan pemerintah dan dukungan finansial; karantina dan isolasi; dan vaksin.
"Saya bikin dalam bentuk tikar berlapis atau pembatas, bahwa penularan virus yang dilakukan lewat udara ini nggak mudah mengatasinya. Selama orang itu bernapas, berbicara, orang itu bertemu orang lain, dia tetap berisiko tertular. Apalagi jenderal, banyak marah-marah biasanya, semakin banyak bicara semakin berisiko," kata Pandu.
Menurut dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI itu, pertahanan berlapis inj merupakan tanggung jawab individu dan tanggung jawab bersama. Karena setiap intervensi atau lapisannya memiliki kekurangan atau lubang, maka banyaknya lapisan bisa meningkatkan kesuksesan.
Baca juga: Doni Monardo Ajak Tokoh di Daerah Edukasi Masyarakat: Covid-19 Nyata, Bukan Rekayasa
Pandu menjelaskan konsep pertahanan ala Keju Swiss yang dibuatnya. Ada 10 lapis pertahanan dari pandemi COVID-19 yakni, jaga jarak dan tetap di rumah jika sakit; memakai masker; mencuci tangan, etika batuk dan bersin; menghindari kerumunan; tes dan pelacakan yang tepat dan akurat; ventilasi ruang terbuka dan filter udara; imbauan pemerintah dan dukungan finansial; karantina dan isolasi; dan vaksin.
"Saya bikin dalam bentuk tikar berlapis atau pembatas, bahwa penularan virus yang dilakukan lewat udara ini nggak mudah mengatasinya. Selama orang itu bernapas, berbicara, orang itu bertemu orang lain, dia tetap berisiko tertular. Apalagi jenderal, banyak marah-marah biasanya, semakin banyak bicara semakin berisiko," kata Pandu.
Menurut dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI itu, pertahanan berlapis inj merupakan tanggung jawab individu dan tanggung jawab bersama. Karena setiap intervensi atau lapisannya memiliki kekurangan atau lubang, maka banyaknya lapisan bisa meningkatkan kesuksesan.
Baca juga: Doni Monardo Ajak Tokoh di Daerah Edukasi Masyarakat: Covid-19 Nyata, Bukan Rekayasa
Lihat Juga :